• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Ratusan Kematian Akibat Covid-19 di Jepang Terjadi di Rumah dan Hotel

by Redaksi Asiatoday
January 6, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pertumbuhan Ekonomi Jepang Merosot Tajam pada Kuartal III 2019

Tokyo, Jepang. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Jepang mencatat ratusan kematian akibat Covid-19 banyak terjadi di rumah dan hotel.

Setidaknya, 122 orang yang terinfeksi Covid-19 meninggal di rumah dan hotel di seluruh Jepang setelah kondisinya memburuk. Demikian dilaporkan oleh Perusahaan Penyiaran Jepang (Nippon Hoso Kyokai/NHK) pada Rabu (6/1/2021).

Sebelumnya, Badan Kepolisian Nasional Jepang mencatat 56 kasus kematian pada Desember 2020 dengan 50 di antaranya meninggal saat menjalani karantina di rumah atau tempat-tempat yang disediakan bagi orang yang mengalami gejala ringan.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Badan itu juga menyebutkan bahwa dalam beberapa kasus, orang-orang merasakan sakit tetapi tidak bisa mendapatkan perawatan tepat waktu dan mereka baru dipastikan terinfeksi setelah meninggal.

Menurut Presiden Asosiasi Penyakit Menular Jepang Tateda Kazuhiro, pasien yang tampaknya hanya mengalami gejala minor dapat tiba-tiba menderita sakit serius. Oleh karena itu, dia menyerukan satu kerangka kerja guna memeriksa orang yang terinfeksi secara rutin dan mengirim mereka ke institusi-institusi medis untuk mendapatkan perawatan apabila kondisinya mendadak berubah.

Namun, upaya tersebut tak semudah membalikkan telapak tangan. Karena para pejabat Kementerian Kesehatan mengatakan sistem kesehatan Jepang kini mengalami tekanan yang lebih berat daripada sebelumnya dan memasuki tahap kritis di sejumlah area.

Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, Kementerian Kesehatan Jepang meminta institusi pendidikan keperawatan di penjuru negeri untuk mengirim mahasiswa dan stafnya yang memiliki lisensi perawatan, ke rumah-rumah sakit.

Kementerian Kesehatan meminta sekitar 280 akademi dan universitas yang memiliki program keperawatan untuk mengirim mahasiswa pascasarjana dan staf pengajar yang adalah perawat bersertifikat. Mereka akan bekerja di rumah sakit dan fasilitas yang menerima pasien virus corona.

Para mahasiswa dan staf itu diminta untuk mendaftarkan diri di pusat perawat yang ditetapkan oleh masing-masing provinsi. Pusat-pusat itu akan mengerahkan mereka ke institusi medis berdasarkan ketersediaan dan pilihannya. Mereka akan dibayar oleh rumah sakit atau oleh provinsi. (ATN)

Tags: Corona AsiaCOVID-19Jepang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.