• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Jaring Turis Global, Indonesia Bangkitkan Wisata Bahari

by Redaksi Asiatoday
January 8, 2021
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
Jaring Turis Global, Indonesia Bangkitkan Wisata Bahari

Wisata Bahari di kawasan konservasi perairan pulau Gili Air, Gili Meno, Gili Trawangan. KKP

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia terus bergerak untuk membangkitkan industri pariwisata yang sempat terpukul akibat pandemi global Covid-19. Salah satu yang sedang dihidupkan yakni sektor pariwisata bahari.

Selain domestik, pariwisata Bahari Indonesia juga dipandang mampu menjaring wisatawan global.

Pengembangan sektor pariwisata Bahari ini tidak semata hanya bertumpu pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), namun kolaborasi dibutuhkan dari berbagai stakeholder, termasuk Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenkomarves).

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

Menteri KKP Trenggono menjelaskan, dari hasil survey tim KKP di lapangan, banyak spot wisata bahari yang belum tereksplorasi padahal punya keunikan tersendiri yang berpotensi menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain keunikan dan keindahan di bawah laut, ada juga kawasan pesisir dan hutan mangrove yang memiliki potensi serupa.

“Salah satunya ada taman nasional perairan bawah laut Sawu, taman wisata perairan pulau Gili Air, Gili Meno, Gili Trawangan, dan seterusnya sampai Laut Banda. Yang menarik ada juga namanya potensi wisata Paus. Kemudian juga di Labuan Jambu (Sumbawa), Gorontalo, dan Probolinggo. Ini wisata bawah laut,” jelas Trenggono melalui keterangan tertulisnya, Jumat (8/1/2021).

Menurutnya, pemanfaatan kawasan laut maupun pesisir sebagai destinasi wisata Bahari harus dibarengi dengan regulasi dan pengawasan ketat supaya ekosistem dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.

“Kami siap bekerja sama dan mendukung di wilayah-wilayah itu untuk kemudian kita jaga, kita regulasi bahwa wilayah itu tidak boleh dilakukan kegiatan lain selain untuk kepentingan pariwisata,” terangnya.

Sementara itu, Menteri Parekraf Sandiaga Uno menyambut baik dukungan dari KKP untuk bangkitnya sektor pariwisata Indonesia. Selain itu, dia mengusulkan agar kapal-kapal sitaan hasil operasi illegal-fishing dapat mendukung bergeraknya pariwisata bahari Indonesia. (ATN)

Tags: Asean TravelAsia TourismPariwisata IndonesiaTravel AsiaWisata Bahari
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.