• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Jelang MotoGP Mandalika, Bandara Internasional Lombok Segera Operasi

by Redaksi Asiatoday
January 16, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jelang MotoGP Mandalika, Bandara Internasional Lombok Segera Operasi

Bandara Internasional Lombok. Ist

ASIATODAY.ID, LOMBOK – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno terus memantau kesiapan Bandara internasional Lombok menjelang perhelatan MotoGP Mandalika.

Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Lombok mengklaim hingga 15 Januari 2021, progres proyek perluasan terminal Bandara Internasional Lombok telah mencapai 93 persen dan ditargetkan dapat selesai serta beroperasi pada Februari 2021.

Hingga 15 Januari 2021, progres proyek perluasan terminal Bandara Internasional Lombok telah mencapai 93 persen dan ditargetkan dapat selesai serta beroperasi pada Februari 2021.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Selain proyek perluasan terminal, Angkasa Pura I juga melakukan perpanjangan dan pengerasan landas pacu Bandara Internasional Lombok dari 2.750 meter menjadi 3.300 meter dan pengerasan landasan, yakni meningkatkan nilai PCN dari 56 menjadi 64. Dengan spesifikasi panjang dan tingkat PCN itu, maka landasan Bandara Lombok Praya dapat mendukung operasional pesawat berbadan lebar sekelas B777 dan pesawat kargo peserta MotoGP.

“Saya baru mendapat update dari Angkasa Pura I mengenai kesiapan Bandara Lombok dalam menyambut gelaran MotoGP yang Insyaallah akan dilaksanakan tahun ini. Selain itu saya tadi memantau protokol kesehatan yang diterapkan di Bandara Lombok ini dan sudah berjalan dengan cukup baik,” kata Sandiaga Uno usai melakukan kunjungan kerja ke Lombok pada Jumat (15/1/2021).

Terkait status Bandara Internasional Lombok, Menparekraf berharap bisa dipertahankan dan menambah jumlah penerbangan langsung dari berbagai destinasi ke Bandara Lombok. Dengan banyaknya penerbangan langsung dapat meningkatkan sektor parekraf.

“Bandara Lombok ini tetap menjadi bandara internasional karena pariwisata dan ekonomi kreatif akan sangat bertumbuh dengan adanya penerbangan langsung. Didukung big data, kita bisa melihat minat wisatawan yang berkunjung ke NTB (Nusa Tenggara Barat) tidak hanya di sekitar Mandalika saja namun juga tersebar di Rinjani, Senggigi hingga Sumbawa,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi menyampaikan, pihaknya mendukung penuh pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP 2021 dan pengembangan pariwisata Lombok secara umum melalui pengembangan kapasitas Bandara Lombok yang menjadi pintu gerbang bagi turis internasional.

Untuk proyek perpanjangan landasan Bandara Lombok, lanjut Faik Fahmi, ditargetkan dapat selesai pada Mei 2021 setelah perluasan terminal penumpang ditargetkan dapat beroperasi pada Februari 2021.

Nantinya total luas terminal penumpang menjadi 43.501 meter persegi dengan kapasitas sekitar 7 juta penumpang per tahun, bertambah 19.378 meter persegi dari luas eksisting yang hanya 24.123 meter persegi dengan kapasitas yang hanya dapat menampung 3,5 juta penumpang per tahun.

Selain perpanjangan dan pengerasan landasan yang baru mulai dilakukan, pada triwulan 4 tahun 2020 juga dilakukan pembuatan rapid exit taxiway (RET), parallel taxiway timur dengan luas 865 meter x 23 meter, dan perluasan apron menjadi 136.300 meter persegi dari luas eksisting yang hanya 108.100 meter persegi.

Dengan apron seluas 136.300 meter persegi, maka apron dapat menampung 16 pesawat dengan konfigurasi 10 pesawat narrow body dan 6 pesawat wide body.

Selain itu, juga dilakukan pengembangan fasilitas kargo dan pembangunan  waving gallery, serta perluasan parkir penumpang. Adapun fasilitas kargo yang dikembangkan yaitu pembuatan jalan akses kargo sepanjang 1.500 meter dan perluasan pelataran kargo menjadi 6.000 meter persegi dari 3.566 meter persegi.

Pembuatan RET, parallel taxiway timur, perluasan apron, pengembangan fasilitas kargo, pembangunan waving gallery, dan perluasan parkir penumpang ditargetkan dapat beroperasi pada Juli 2021. (ATN)

Tags: MotoGPMotoGP AsiaMotoGP IndonesiaMotoGP Mandalika
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.