• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 19, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Tambang Emas di China Meledak, 12 Pekerja yang Terjebak Sepekan Masih Hidup

by Redaksi Asiatoday
January 18, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Tambang Emas di China Meledak, 12 Pekerja yang Terjebak Sepekan Masih Hidup

Area tambang emas yang dikelola Zhaojin Mining Industri Co. Dok

ASIATODAY.ID, BEIJING – Sebuah tambang emas di China bagian timur meledak. Dua belas pekerja tambang yang terjebak di bawah tanah masih dalam kondisi hidup hingga Minggu (17/1/2021). Para pekerja mengungkapkan kondisi mereka melalui sebuah pesan tertulis yang sudah diterima petugas penyelamat di lokasi kejadian.

Total 22 pekerja terjebak di bawah tambang Hushan di provinsi Shandong usai terjadinya ledakan pada 10 Januari lalu. Insiden tersebut baru dilaporkan sekitar 30 jam usai kejadian, yang berujung pada pemecatan dua pejabat setempat.

Kantor berita Xinhua tidak memaparkan lebih jauh mengenai apa pesan yang dituliskan para pekerja. Namun beberapa petugas mengaku merasakan adanya tarikan dari tali yang dijulurkan ke area bawah tanah di lokasi tambang.

RelatedPosts

Indonesia Foils Smuggling of 1,300 Protected Napoleon Wrasse Bound for Hong Kong

Indonesia-Kuwait Deepen Energy Alliance as Global Uncertainty Reshapes Economic Partnerships

ADB Unveils US$20 Billion Push to Accelerate Asia’s AI Revolution

Masih dari laporan Xinhua, kondisi dari 10 pekerja tersisa masih belum diketahui. Minggu kemarin, beberapa petugas keamanan memukul-mukul pipa penggali untuk memastikan ada tidaknya kehidupan, Suara pukulan balasan terdengar dari bawah tanah.

Dilansir dari Guardian pada Senin (18/1/20210, sistem komunikasi pekerja di tambang Hushan rusak dalam ledakan. Sementara pintu masuk ke area tambang tertutup puing, dan lambannya pelaporan insiden mempersulit upaya evakuasi dan penyelamatan.

Tambang Hushan dimiliki perusahaan Shandong Wucailong Investment Co. Zhaojin Mining Industri Co, perusahaan tambang emas terbesar keempat di China, menyebut Shandong Wucailong sebagai “anak perusahaan dari sebuah rekan kerja.”

Kecelakaan tambang merupakan hal umum di China, negara yang tercatat memiliki rekam jejak buruk dalam industri pertambangan. Kecelakaan biasanya diakibatkan lemahnya regulasi atau kelalaian petugas.

Pada Desember tahun lalu, 18 pekerja tewas dalam insiden kebocoran gas karbon monoksida di sebuah tambang di kota Chongqing. (ATN)

Tags: ChinaTambang Emas
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Foils Smuggling of 1,300 Protected Napoleon Wrasse Bound for Hong Kong
  • Indonesia-Kuwait Deepen Energy Alliance as Global Uncertainty Reshapes Economic Partnerships
  • A Different Kind of Hero: Ringgo Brings Authentic Down Syndrome Representation to Tanah Runtuh
  • ADB Unveils US$20 Billion Push to Accelerate Asia’s AI Revolution
  • Trois Films and South Korea’s JJan E&M Forge Strategic Partnership in Film Industry
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.