• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pasca Gempa Magnitudo 7,1, Banjir Lumpuhkan Kota Manado

by Redaksi Asiatoday
January 23, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pasca Gempa Magnitudo 7,1, Banjir Lumpuhkan Kota Manado

Banjir di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Belum usai trauma masyarakat akibat gempa magnitudo 7,1 yang melanda wilayah Sulawesi Utara, bencana banjir kini melanda Kota Manado.

Ibukota Provinsi Sulawesi Utara itu lumpuh. Aliran listrik dan komunikasi terputus akibat banjir. Bencana banjir terjadi sejak Jumat, 22 Januari 2021 pukul 11.00 WIB.

“Listrik di sebagian besar wilayah masih padam dan jaringan telepon seluler tidak stabil untuk operator tertentu,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati, dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/1/2021).

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Raditya menjelaskan banjir terjadi akibat hujan deras yang mengakibatkan debit air di daerah aliran sungai (DAS) Sawangan dan Tondano meluap. Sebanyak delapan kecamatan di Kota Manado terdampak banjir.

“Yaitu Kecamatan Malalayang, Wanea, Sario, Paal Dua, Pikkala, Wenang, Tuminting, dan Singkil,” jelasnya.

Tiga warga dilaporkan meninggal dan satu orang hilang akibat kejadian itu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado masih mengidentifikasi korban yang telah dievakuasi.

“BPBD juga memantau rumah warga terendam dan beberapa titik longsor dengan tinggi genangan 50 hingga 400 sentimeter,” terang Raditya.

Raditya menyebut BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD Kota Manado. Salah satunya, memperbanyak perahu karet untuk mengevakuasi warga.

“Karena tim evakuasi banyak yang terjebak macet akibat genangan air di banyak ruas jalan,” tutur dia. (ATN)

Tags: Banjir IndonesiaBanjir ManadoManadoSulawesi Utara
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.