• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pasca Gempa Magnitudo 7,1, Banjir Lumpuhkan Kota Manado

by Redaksi Asiatoday
January 23, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pasca Gempa Magnitudo 7,1, Banjir Lumpuhkan Kota Manado

Banjir di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Belum usai trauma masyarakat akibat gempa magnitudo 7,1 yang melanda wilayah Sulawesi Utara, bencana banjir kini melanda Kota Manado.

Ibukota Provinsi Sulawesi Utara itu lumpuh. Aliran listrik dan komunikasi terputus akibat banjir. Bencana banjir terjadi sejak Jumat, 22 Januari 2021 pukul 11.00 WIB.

“Listrik di sebagian besar wilayah masih padam dan jaringan telepon seluler tidak stabil untuk operator tertentu,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati, dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/1/2021).

RelatedPosts

A Decade After South China Sea Ruling, Indo-Pacific Nations Recommit to Maritime Order

Indonesia Boosts Energy Security With 45,900 Tons of LPG From US

Hormuz Crisis Threatens Asia’s Energy Security as UN Urges US-Iran De-escalation

Raditya menjelaskan banjir terjadi akibat hujan deras yang mengakibatkan debit air di daerah aliran sungai (DAS) Sawangan dan Tondano meluap. Sebanyak delapan kecamatan di Kota Manado terdampak banjir.

“Yaitu Kecamatan Malalayang, Wanea, Sario, Paal Dua, Pikkala, Wenang, Tuminting, dan Singkil,” jelasnya.

Tiga warga dilaporkan meninggal dan satu orang hilang akibat kejadian itu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado masih mengidentifikasi korban yang telah dievakuasi.

“BPBD juga memantau rumah warga terendam dan beberapa titik longsor dengan tinggi genangan 50 hingga 400 sentimeter,” terang Raditya.

Raditya menyebut BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD Kota Manado. Salah satunya, memperbanyak perahu karet untuk mengevakuasi warga.

“Karena tim evakuasi banyak yang terjebak macet akibat genangan air di banyak ruas jalan,” tutur dia. (ATN)

Tags: Banjir IndonesiaBanjir ManadoManadoSulawesi Utara
No Result
View All Result

Terbaru

  • Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026
  • Japan’s Takeda Places US$30 Million Bet on Indonesia’s Biopharma Ambition
  • ASEAN’s Chip Race: Indonesia and Malaysia Forge New Semiconductor Alliance
  • Pacific Climate Crisis: Papua’s Last Glacier Nears Extinction
  • A Decade After South China Sea Ruling, Indo-Pacific Nations Recommit to Maritime Order
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.