• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Oxfam Desak WEF Sikapi Ketimpangan Global

by Redaksi Asiatoday
January 26, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
WEF 2020 Fokus Pada Isu Pertumbuhan, Teknologi dan Perubahan Iklim Global

World Economic Forum (WEF) Davos, Swiss. Doc

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Lembaga internasional, Oxfam, mendesak Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF) untuk menyoroti secara serius ketimpangan sosial dan ekonomi yang melonjak akibat pandemi Covid-19. WEF tahun ini diadakan secara virtual pada 25 hingga 29 Januari 2021.

Forum yang biasanya digelar di Davos, Swiss itu menjadi wadah para politisi dan eksekutif bisnis membahas kondisi ekonomi global.

Menurut studi berjudul ‘The Inequality Virus’ yang diterbitkan Oxfam bersamaan dengan dimulainya WEF hari ini, Senin (25/1/2021), dunia mengalami peningkatan ketimpangan terbesar dalam sejarah. Kemungkinan hampir setiap negara akan mengalami peningkatan ketimpangan.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Negara yang paling miskin kemungkinan besar akan merasakan efek pandemi selama bertahun-tahun yang akan datang selagi orang-orang kaya telah membalikkan keadaan.

Forum itu telah dikritik karena dinilai hanya menjadi tempat kaum kaya dan terkenal untuk berkumpul, berbasa-basi tentang perlunya kesetaraan dan perubahan sosial. Pada bagiannya, WEF telah mendesak pemerintah untuk membuat masyarakat lebih tangguh, inklusif dan berkelanjutan.

Oxfam mendesak pemerintah untuk berbuat lebih banyak untuk mengatasi ketidaksetaraan, termasuk membuat kebijakan pajak lebih adil dan membatalkan utang negara berkembang.

“Ada 1000 orang terkaya di planet ini, mendapatkan kembali kerugian yang dialaminya akibat Covid-19 hanya dalam sembilan bulan. Namun butuh lebih dari satu dekade bagi yang termiskin di dunia untuk pulih,” kata Oxfam dalam laporannya, dilansir Bloomberg, Senin (25/1/2021).

Penutupan bisnis yang meluas menyebabkan lonjakan pengangguran dan menjadi biang keladi naiknya ketimpangan.

Lebih lanjut Oxfam menjelaskan pandemi telah memukul orang yang hidup dalam kemiskinan jauh lebih keras daripada kaum kaya, dan memiliki dampak yang sangat parah pada wanita, orang kulit hitam, keturunan Afro, masyarakat adat, dan komunitas yang secara historis terpinggirkan dan tertindas di seluruh dunia.

Laporan tersebut mengikuti jejak analisis serupa oleh World Bank yang telah memperingatkan bahwa krisis ekonomi mendatangkan lebih banyak angka kemiskinan pada generasi baru dan tumpukan utang.

Dana Moneter Internasional (IMF) telah memperingatkan bahwa negara-negara berkembang mungkin mundur satu dekade dalam ketimpangan. (ATN)

Tags: Ketimpangan EkonomiOxfamWEF 2020World Economic Forum
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.