• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 7, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Hadang Kapal Induk AS, China akan Gelar Latihan Militer di Laut China Selatan  

by Redaksi Asiatoday
January 26, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Laut China Selatan Kian Bergolak, China Mobilisasi Pasukan Tempur Lengkap

Armada tempur China di Laut China Selatan. Foto : PLA

ASIATODAY.ID, BEIJING  – Situasi di Laut China Selatan kembali memanas. Pasalnya, pecan ini China akan menggelar latihan militer di Laut China Selatan pekan ini. Rencana itu disampaikan China hanya beberapa hari usai sebuah grup kapal induk Amerika Serikat berlayar melewati  Laut China Selatan.

Dalam sebuah pesan dari Badan Keamanan Maritim China pada Selasa, 26 Januari 2021, disebutkan bahwa akses masuk ke beberapa bagian perairan Teluk Tonkin di barat Semenanjung Leizhou ditutup dari 27 hingga 30 Januari mendatang.

Badan Keamanan Maritim China tidak menyebutkan detail mengenai tanggal serta lokasi latihan secara spesifik.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Kapal induk AS USS Theodore Roosevelt memimpin beberapa kapal melewati Laut China Selatan pada Sabtu kemarin. AS mengklaim pelayaran itu merupakan bentuk dari “kebebasan bernavigasi.”

Pelayaran USS Theodre Roosevelt di Laut China Selatan dilakukan beberapa hari usai Joe Biden dilantik sebagai presiden ke-46 AS.

Pemerintah China mengklaim hampir seluruh wilayah Laut China Selatan berdasarkan klaim “sembilan garis putus-putus” berdasarkan peta versi Beijing. Tiongkok telah membangun sejumlah pangkalan militer di Laut China Selatan untuk mengukuhkan klaimnya.

Laut China Selatan juga diklaim sebagian wilayahnya beberapa negara, termasuk Vietnam, Filipina, Brunei, dan juga Taiwan.

Senin kemarin, China melontarkan keluhan resmi bahwa langkah AS di Laut China Selatan tidak kondusif bagi perdamaian dan stabilitas di kawasan. (ATN)

Tags: Laut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.