• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Karawang Diterjang Banjir, Lebih 3.500 Keluarga Mengungsi

by Redaksi Asiatoday
February 10, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Karawang Diterjang Banjir, Lebih 3.500 Keluarga Mengungsi

Banjir di Karawang, Jawa Barat. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Bencana banjir masih terus melanda wilayah Indonesia.

Lebih dari 3.500 keluarga mengungsi akibat banjir yang melanda 17 kecamatan di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi dan luapan beberapa air sungai pada Minggu (7/2), pukul 07.00 WIB.

Sebanyak 17 kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian muka air beragam. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang pada Selasa (9/2), pukul 08.00 WIB mencatat banjir masih menggenangi beberapa wilayah dengan tinggi muka air antara 10 hingga 150 cm.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

17 kecamatan terdampak yaitu di Kecamatan Cilamaya Wetan, Rengasdenglok, Telukjambe Barat, Karawang Barat, Kotabaru, Jatisari, Cikampek, Tirtamulya, Telukjambe Timur, Karawang Timur, Banyusari, Cilamaya Kulon, Batujaya , Cilebar, Pakisjaya, Pangkalan dan Klari.

Dari sejumlah kecamatan tersebut, 12.650 KK atau 37.474 jiwa terdampak banjir. Sedangkan warga yang mengungsi sejumlah 3.625 KK atau 8.648 jiwa.

Selain berdampak pada pengungsian, banjir mengakibatkan kerugian material berupa 11.044 unit rumah terendam, sekita 450 hektar sawah terdampak, 2 unit rumah rusak berat, dan 9 unit rumah rusak sedang.

BPBD Kabupaten Karawang bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti TNI, Polri, dinas terkait, sukarelawan dan masyarakat untuk melakukan upaya penanganan darurat.

“Kabupaten Karawang termasuk wilayah dengan potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Berdasarkan analisis InaRISK, sebanyak 30 kecamatan dengan luas area 146.394 hektar berada pada tingkat bahaya tersebut,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dikutip Rabu (10/2/2021).

Wilayah kecamatan terdampak masih berpotensi hujan ringan bahkan sedang pada esok hari (10/2). Masyarakat dapat memantau prakiraan cuaca melalui aplikasi Info BMKG untuk mengetahui prakiraan cuaca hingga tingkat kecamatan. Informasi ini dapat bermanfaat untuk kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bahaya, khususnya banjir.

Sementara itu,  angin kencang juga  merusakkan rumah warga di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Kejadian ini berlangsung pada Senin (8/2), sekitar pukul 15.40 waktu setempat. Peristiwa ini menyertai terjadinya hujan dan petir.

Sebanyak 32 rumah warga mengalami rusak berat, 26 rusak sedang dan 1 fasilitas Pendidikan dan 1 tempat ibadah rusak sedang. Kerusakan rumah salah satunya disebabkan pohon tumbang. Lokasi terdampak angin kencang ini berada di Desa Pasir Sakti dan Desa Mekarsari di Kecamatan Pasir Sakti, serta Desa Muara Jaya di Kecamatan Sukadana.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Timur masih melakukan pendataan dampak angin kencang tersebut.  Fenomena ini juga mengakibatkan tiga warga mengalami luka-luka, dengan rincian 1 luka berat dan 2 luka ringan.

BPBD setempat melakukan penanganan darurat, antara lain evakuasi warga luka dan pendataan dampak bencana. Beberapa pihak melakukan pemotongan pohon tumbang yang menimpa rumah warga dan pembersihan lingkungan. (ATN)

Tags: Banjir IndonesiaJawa BaratKarawang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.