• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Bill Gates: Krisis Iklim Global Lebih Mematikan Dibanding Covid-19

by Redaksi Asiatoday
February 17, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Bill Gates: Krisis Iklim Global Lebih Mematikan Dibanding Covid-19

Bill Gates. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Miliarder sekaligus pendiri Microsoft, Bill Gates memandang bahwa krisis iklim global jauh lebih mematikan dibanding pandemi Covid-19.

Krisis iklim pada akhirnya akan menyebabkan jauh lebih banyak kematian daripada Covid-19, yang kini sudah mampu diatasi oleh vaksin yang tengah diluncurkan di berbagai negara di dunia.

“Pandemi Covid-19 akan berakhir seiring tersedianya vaksin luar biasa saat ini hanya dalam satu tahun dan sekarang kami mencoba meningkatkannya dan menerapkannya ke varian baru. Jika dibandingkan dengan perubahan iklim, itu sangat mudah,” ujarnya kepada BBC, seperti dikutip dari New York Post, Rabu (17/2/2021).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Gates melontarkan hal itu saat ia mempromosikan buku anyarnya yang berjudul How to Avoid a Climate Disaster, yang dirilis pada pekan ini.

Dalam bukunya, Gates mengklaim telah mengerahkan lebih dari US$1 miliar dalam upaya mencapai emisi nol kabron. Tujuannya adalah untuk mengimbangi setiap karbon yang dipompa ke udara dengan menyerap jumlah yang setara dari atmosfer.

Bill & Melinda Gates Foundation juga telah menjanjikan lebih dari US$200 juta untuk upaya mengembangkan dan mendistribusikan tes, perawatan, dan vaksin Covid-19, yang telah merenggut nyawa jutaan orang di seluruh dunia.

Bill Gates mengatakan, mencapai emisi nol bersih akan menjadi hal paling menakjubkan yang pernah dilakukan umat manusia jika itu tercapai. Akan tetapi, untuk sampai kesana adalah tugas monumental yang membutuhkan inovasi di seluruh perekonomian fisik dunia.

Dia mengatakan pemerintah perlu mensubsidi pengembangan teknologi ramah lingkungan meskipun bisa berbiaya mahal dan berisiko. Masyarakat juga perlu memberikan sinyal untuk memberi tahu sektor swasta bahwa mereka menginginkan produk ramah lingkungan.

“Ini tidak akan mudah tapi optimisme saya menuntut bahwa ini harus menjadi prioritas besar. Dengan inovasi, kami mendapatkan sedikit keberuntungan dan beberapa diantaranya benar-benar menyelesaikan area yang sulit,” tandasnya. (ATN)

Tags: Bill GatesClimate ChangeClimate CrisisKrisis IklimPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.