• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Mitigasi Badai Tropis, Filipina Evakuasi Cepat Ribuan Penduduk

by Redaksi Asiatoday
February 21, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Korban Tewas Akibat Terjangan Topan Phanfone Capai 41 Orang

ASIATODAY.ID, MANILA – Otoritas Filipina bergerak cepat mengevakuasi ribuan penduduk di bagian selatan negara itu pada Sabtu menyusul ancaman badai tropis yang diperkirakan akan menimbulkan hujan lebat dan memicu tanah longsor.

Topan Dujuan, yang secara lokal dikenal sebagai Auring, diperkirakan oleh biro cuaca Filipina akan mendarat pada Minggu malam di daerah Dinagat-Homonhon-Leyte, sekitar 600 hingga 700 kilometer (373 hingga 435 mil) selatan Manila.

Badai yang pertama melanda Filipina tahun ini, bergerak dengan kecepatan 15 kilometer per jam dan kecepatan angin maksimum 65 km / jam dan hembusan hingga 80 km / jam.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Lebih dari 11.000 orang telah meninggalkan rumah mereka di beberapa kota di provinsi Surigao del Norte dan Surigao del Sur serta di negara tetangga Davao de Oro, menurut pejabat dari badan bencana setempat.

“Banjir yang meluas (termasuk banjir bandang) dan tanah longsor akibat hujan kemungkinan besar terjadi selama hujan lebat atau berkepanjangan,” kata biro cuaca negara dalam sebuah laporan pada Sabtu malam, dikutip dari Bloomberg.

Rata-rata 20 topan melewati Filipina setiap tahun, yang mempersulit upaya penahanan virus corona, saat ribuan orang mengungsi. (ATN)

Tags: Climate ChangeClimate EmergencyFilipinaPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.