• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

World Bank Kucurkan Rp1,37 Triliun Atasi Kekeringan dan Covid-19 di Afganistan

by Redaksi Asiatoday
February 22, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Cegah Resesi Global, World Bank Kucurkan Rp2.624 Triliun Atasi Pandemi Covid-19

Bank Dunia (World Bank). Ist

ASIATODAY.ID, KABUL – World Bank menyetujui pemberian hibah senilai USD97,5 juta atau Rp 1,37 triliun bagi Afganistan untuk memerangi dampak pandemi Covid-19 dan Kekeringan.

Melansir Xinhua, Kantor World Bank di Afganistan pada Kamis (18/2), menyatakan hibah yang disetujui dari Asosiasi Pembangunan Internasional (IDA) itu akan menjadi bantuan tunai rutin.

World Bank menyatakan dana dapat diberikan kepada warga Afganistan yang terkena dampak kekeringan dan virus corona serta untuk meningkatkan keamanan pangan dan gizi.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Menurut pernyataan itu, hibah tersebut juga akan membantu membangun sistem peringatan dan respons kekeringan dini di negara tersebut.

“Bantuan keuangan baru ini akan membantu Pemerintah Afganistan mengurangi dampak kekeringan yang telah membuat jutaan warga Afganistan terlantar dan mendorong mereka ke dalam kemiskinan. Dukungan proyek untuk rumah tangga pedesaan Afganistan akan berkontribusi pada pengurangan kemiskinan dan pemulihan ekonomi secara keseluruhan,” kata Henry Kerali, Direktur World Bank untuk Afganistan.

Afganistan melaporkan kasus Covid-19 pertamanya pada Februari tahun lalu. Data Kementerian Kesehatan Masyarakat yang dirilis Kamis menunjukkan 55.557 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi dengan 2.430 kematian di negara itu. (ATN)

Tags: AfganistanKekeringanWorld Bank
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.