• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kekerasan di Myanmar, 18 Orang Tewas

by Redaksi Asiatoday
March 1, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Gejolak di Myanmar Mengarah ke Konflik Horizontal, 10 Demonstran Tewas

Polisi di Myanmar membubarkan aksi unjukrasa penentang kudeta militer. Dok CNA

ASIATODAY.ID, YANGON – Kantor Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan 18 orang tewas dan 30 orang terluka akibat kekerasan menentang kudeta di Myanmar.

“Kematian itu dilaporkan terjadi akibat peluru tajam yang ditembakkan ke kerumunan di Yangon, Dawei, Mandalay, Myeik, Bago dan Pokokku,” kata Kantor Hak Asasi Manusia PBB pada Minggu (28/2) dalam satu pernyataan yang merujuk ke beberapa kota.

Kantor PBB menambahkan bahwa pasukan juga menggunakan gas air mata dan granat setrum.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Pasukan keamanan di Myanmar melepaskan tembakan dan melakukan penangkapan massal pada Minggu (28/2).

Angka tersebut akan menjadi korban tewas satu hari tertinggi di antara para pengunjuk rasa yang menuntut pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi dipulihkan ke tampuk kekuasaan setelah digulingkan oleh kudeta militer 1 Februari.

“Kami mengutuk keras kekerasan yang meningkat terhadap protes di Myanmar dan menyerukan kepada militer untuk segera menghentikan penggunaan kekuatan terhadap pengunjuk rasa damai,” kata juru bicaranya, Ravina Shamdasani Seperti dilaporkan AP.

Tembakan sebelumnya telah dilaporkan saat protes di Yangon, ketika polisi juga menembakkan gas air mata dan meriam air ketika mencoba membersihkan jalan. Foto selongsong peluru dari amunisi aktif yang digunakan dalam senapan serbu diposting di media sosial.

Laporan awal di media sosial mengidentifikasi seorang pemuda yang diyakini telah terbunuh. Mayat sang pemuda terlihat dalam foto dan video tergeletak di trotoar sampai pengunjuk rasa lain membawanya pergi. (ATN)

Tags: Krisis Myanmar
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.