• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Indonesia Konsisten Mitigasi Perubahan Iklim Melalui Reformasi Subsidi BBM

by Redaksi Asiatoday
April 7, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sri Mulyani : Jangan Pesimis, Indonesia Selalu Mewaspadai Gejolak Global

Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Ketua Koalisi Menteri Keuangan Dunia untuk Atasi Perubahan Iklim, Sri Mulyani menegaskan bahwa Indonesia konsisten dalam menanggulangi dampak perubahan iklim sejak 2015, salah satunya dengan melakukan reformasi subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Sri mengungkapkan, pemerintah telah memangkas subsidi bahan bakar minyak dan mendukung pendanaan penanggulangan dampak iklim seperti penetapan tarif emisi karbon.

“Kami juga telah mendirikan lembaga baru, yaitu Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup untuk menggerakkan dan mengelola sumber daya keuangan berbasis lingkungan,” ujar Sri Mulyani dikutip dari siaran pers Kementerian Keuangan, Rabu (7/4/2021).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Mernurut Sri, pemerintah memiliki target mencapai komitmen penurunan emisi dalam Nationally Determined Contribution (NDC) sebesar 29 persen dengan upaya sendiri. Sementara dengan dukungan internasional, penurunan emisi ditargetkan mencapai 41 persen.

Sri mengungkapkan, penetapan tarif emisi karbon dapat mempercepat aksi kolektif dan kemitraan dalam pendanaan iklim. Dari sudut pandang pembiayaan, negara maju harus mengubah komitmen mereka menjadi tindakan dengan menyediakan pembiayaan yang terjangkau untuk aksi iklim.

“Pendanaan iklim dari negara maju perlu disampaikan dan sesuai mekanisme pasar yang efisien untuk pendanaan iklim dapat dirancang sehingga obligasi hijau atau sukuk dalam hal ini pembiayaan dengan beberapa menteri menyebutkan bahwa mereka sekarang menerbitkan instrumen tersebut akan mendapatkan persyaratan yang lebih menguntungkan daripada obligasi biasa,” paparnya.

Sri Mulyani menyarankan agar semua negara dapat melihat berbagai opsi kebijakan dan menyesuaikan dengan kebutuhan dari keadaan nasional dan kondisi ekonomi yang berbeda, terutama dalam upaya untuk mengurangi dampak perubahan iklim.

Selain itu, pada saat yang sama negara-negara juga tetap bisa memulihkan ekonomi dan memacu pertumbuhan. Koalisi dalam hal ini akan menjadikan dirinya sebagai forum untuk melakukan kerjasama produktif dan membuat kemajuan bersama.

Sri menerangkan, Indonesia siap melanjutkan pekerjaan sebagai co-chair dari koalisi Menteri Keuangan Perubahan Iklim ini bersama dengan Finlandia. Komitmen Indonesia untuk bekerjasama dan menciptakan sinergi antara koalisi dan forum internasional lainnya.

“Termasuk persiapan kita untuk tahun depan menjadi tuan rumah G20. Semoga kita semua terus meningkatkan peran kita sebagai Menteri Keuangan untuk mendorong perubahan dan meninggalkan warisan yang kuat dalam menangani dampak perubahan iklim untuk menyelamatkan generasi penerus kita,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Climate CapitalClimate ChangePerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.