• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Galang Investor Timur Tengah Tingkatkan Investasi Melalui SWF

by Redaksi Asiatoday
April 24, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Galang Investor Timur Tengah Tingkatkan Investasi Melalui SWF

Kota Doha, Qatar. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia terus mengakselerasi kerjasama investasi melalui skema Sovereign Wealth Fund (SWF), salah satunya dengan mengajak investor Timur Tengah.

Dalam rangka itu, Kementerian Luar Negeri menggagas focus group discussion bertajuk ‘Strategi untuk Meningkatkan Investasi di Indonesia dari Sovereign Wealth Funds Negara-Negara Timur Tengah: Pemanfaatan Undang-Undang Undang Cipta Kerja dan Indonesia Investment Authority’ baru-baru ini.

Kawasan Timur Tengah jadi fokus pembahasan karena memiliki Sovereign Wealth Funds (SWFs) yang mengelola aset lebih dari USD2,7 triliyun atau sekitar Rp38,7 ribu triliun. Negara-negara pengelola SWF di Timur Tengah tersebut didominasi oleh negara-negara Teluk, seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Kuwait, Oman, dan Bahrain.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Di tengah pandemi COVID-19 dan penurunan harga minyak, SWF Timur Tengah tetap melakukan ekspansi dan membeli saham perusahaan-perusahaan besar di Amerika Serikat.

Menurut Sovereign Wealth Fund Institute, SWF Timur Tengah selama pandemi pada tahun 2020 melakukan investasi di Amerika Serikat sebesar $14,7 milyar, lebih banyak dibandingkan tahun 2019 sebesar $6,5 milyar dan $6,2 milyar pada tahun 2018.

Walau Indonesia punya hubungan politik dan keagamaan yang erat dengan negara-negara Timur Tengah, SWF Timur Tengah masih sedikit berinvestasi di Indonesia. Beberapa SWF Timur Tengah baru berkomitmen untuk berinvestasi di Indonesia.

Misalnya, Qatar Investment Authority berkomitmen investasi USD1 miliar. Uni Emirat Arab juga merencanakan investasi sebesar USD10 milyar, yang masih dalam proses realisasi.

Kecilnya aliran investasi Timur Tengah ke Indonesia diduga disebabkan kurang adanya jaminan dan perlindungan terhadap kelangsungan investasi mereka serta rumitnya birokrasi. Investasi asing, termasuk dari Timur Tengah ke Indonesia membutuhkan: kepastian hukum, mitra yang profesional dan reliable, dan return atau profit yang memadai.

Dengan dibentuknya Indonesia Investment Authority (INA) yang merupakan salah satu tindak lanjut dari Undang Undang Cipta Kerja, diharapkan INA dapat menjadi mitra SWF Timur Tengah dan dapat memanfaatkan secara optimal dana, pengalaman dan networking SWF Timur Tengah. UU Cipta Kerja dan berbagai peraturan turunannya juga diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi SWF Timur Tengah.

FGD tersebut juga menghasilkan beberapa rekomendasi sebagai langkah-langkah untuk meningkatkan investasi SWF di Indonesia, antara lain: Pendekatan personal secara persistent dan terus menerus perlu dilakukan terhadap pimpinan negara/pemerintah; proposal kerja sama investasi tersebut disesuaikan dengan kepentingan investasi SWF Timur Tengah pada industri minyak dan gas, real estate, pariwisata, listrik/energi, telekomunikasi, start-up, retail, banking dan olah raga; dan seluruh pihak terkait di Indonesia perlu bersama-sama memperbaiki citra negatif Indonesia di Timur Tengah khususnya negara-negara Teluk. Citra negatif Indonesia tersebut akibat pengiriman pekerja rumah tangga yang tidak profesional. (ATN)

Tags: Investasi Timur TengahKerjasama Indonesia Timur TengahSovereign Wealth FundsSWF
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.