• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Investasi Berbasis Iklim di Indonesia Diapresiasi Dunia Internasional

Indonesia telah menerbitkan USD750 juta Sukuk Hijau

by Redaksi Asiatoday
April 27, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Menggiurkan, Peluang Investasi Hijau di Indonesia

Investasi Hijau. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia meraih Climate Bonds Awards Tahun 2021 sebagai Green Sukuk (Sukuk Hijau) Terbesar di Dunia tahun 2020 dan diakui sebagai salah satu organisasi terkemuka di dunia yang terus mendorong kemajuan keuangan hijau atau green finance selama satu tahun terakhir.

Climate Bonds Awards dengan 23 penghargaan tahun ini merupakan pengakuan internasional terkemuka atas kepemimpinan, praktik terbaik, inovasi dalam keuangan hijau dan berkelanjutan. Ini mencakup obligasi hijau, pinjaman, sukuk, dan perkembangan pasar yang signifikan dalam investasi berbasis iklim.

Tahun 2021 merupakan tahun ke-6 Climate Bonds Awards yang memberikan pengakuan atas pencapaian yang telah dilakukan oleh organisasi atau pemerintahan dalam mengembangkan sektor keuangan berkelanjutan.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

“Ini merupakan pengakuan publik kepada semua organisasi dan pemerintah yang berada di garis depan dalam melakukan capital shifting menuju solusi rendah karbon dan transisi yang lebih besar ke nol-bersih, memberikan contoh ekonomi nyata ke mana investasi harus diarahkan,” demikian keterangan tertulis Kemenkeu yang dikutip Selasa, (27/4/2021).

Dengan Climate Bonds Awards ini, maka penerbitan Green Sukuk oleh pemerintah Indonesia sudah mendapatkan 12 penghargaan internasional sejak pertama kali diterbitkan tahun 2018. Penghargaan ini juga merupakan penghargaan internasional ke-42 bagi penerbitan Sukuk Negara.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa Indonesia telah menerbitkan USD750 juta Sukuk Hijau.

Dana tersebut digunakan untuk proyek-proyek yang menargetkan mitigasi iklim, adaptasi dan pelestarian keanekaragaman hayati termasuk sektor energi, serta transportasi.

Indonesia terus menjadi pelopor penerbitan green sovereign pasar berkembang, khususnya keuangan Islam.

“Masalah perubahan iklim sangat krusial dan selalu menjadi perhatian utama Indonesia. Kepedulian ini tercermin melalui berbagai upaya dan kebijakan pemerintah terkait perubahan iklim,” jelasnya. (ATN)

Tags: Climate ChangeGreen InvestmenGreen SukukPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.