• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Presiden Nigeria Minta AS Pindahkan Pangkalan Militer dari Jerman ke Afrika

by Redaksi Asiatoday
April 28, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Presiden Nigeria Minta AS Pindahkan Pangkalan Militer dari Jerman ke Afrika

Pangkalan militer Africom milik Amerika Serikat di Jerman. Dok

ASIATODAY.ID, ABUJA – Presiden Nigeria Muhammadu Buhari meminta Amerika Serikat (AS) untuk pangkalan militer Africom ke benua itu dari Jerman.

Seperti dilaporkan BBC, Selasa (27/4/2021), Permintaan itu dilontarkan Buhari kepada Menlu Amerika Serikat Anthony Blinken.

Buhari menyampaikan permintaan tersebut saat “kunjungan virtual” daring Blinken ke Afrika, sebagai pengganti kunjungan langsung yang tidak terjadi karena pembatasan virus corona.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Mengingat tantangan keamanan yang berkembang di Afrika Barat dan Tengah, Teluk Guinea, wilayah Danau Chad, dan Sahel, yang sangat membebani Afrika, hal itu menggarisbawahi perlunya Amerika Serikat untuk mempertimbangkan penempatan kembali markas Africom, dekat lokasi operasi,” kata Presiden Buhari, sesuai pernyataan yang dikeluarkan oleh kepresidenan, seperti dilaporkan BBC, Selasa (27/4/2021),

Sementara itu berbicara kepada anak muda Afrika yang belajar di AS, Blinken memperingatkan terhadap kehadiran China yang berkembang di benua Afrika.

“Kami tidak meminta siapa pun untuk memilih antara Amerika Serikat atau China, tetapi saya akan mendorong Anda untuk mengajukan pertanyaan sulit itu, untuk menggali di bawah permukaan, untuk menuntut transparansi dan untuk membuat pilihan yang tepat tentang apa yang terbaik untuk Anda dan negara Anda,” paparnya. (ATN)

Tags: AfricomAfrikaAmerika SerikatAsia Afrika
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.