• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Jepang Rencana Terbitkan Paspor Vaksin untuk Penerbangan Internasional

by Redaksi Asiatoday
May 1, 2021
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
Jepang dan Kamboja Sepakat Buka Akses Perbatasan

Akses Perhubungan udara Jepang dan Kamboja. Dok

ASIATODAY.ID, TOKYO – Jepang  berencana menerbitkan paspor vaksin untuk penerbangan internasional.

Paspor yang diharapkan berbentuk aplikasi itu dapat diakses melalui ponsel pintar setiap pengguna. Nantinya,  wisatawan dapat memindai kode QR di bandara sebelum naik pesawat.

Kebijakan ini diharapkan dapat melanjutkan perjalanan bisnis yang telah terhenti selama pandemi. Penerapannya membuat Negeri Sakura akan bergabung dengan negara lain, seperti China, Uni Eropa, dan beberapa negara Asia Tenggara.

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

“Negara lain sudah melakukannya, jadi Jepang harus mempertimbangkannya juga,” kata Taro Kono, menteri yang bertanggung jawab atas upaya vaksinasi Covid-19 di Jepang dilansir dari Japan Today, Sabtu (1/5/2021).

Kono sebelumnya telah menjelaskan bahwa mewajibkan sertifikasi vaksinasi dapat menyebabkan diskriminasi terhadap warga negara Jepang yang kurang mampu.

Selain untuk penerbangan internasional, paspor vaksin juga akan mencatat hasil rapid test antigen. Bukan untuk perjalanan domestik, melainkan mengatur keluar-masuk restoran atau ke sebuah acara olahraga.

Rencana tersebut akan dibantu Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, Kesejahteraan, dan Luar Negeri Jepang. Mereka akan berperan sentral dalam mengerjakan rincian pengadaan paspor vaksin di sana.

Rencana pengadaan paspor vaksin di Jepang kemungkinan besar akan didasarkan pada CommonPass, sebuah aplikasi yang dikembangkan Forum Ekonomi Dunia. Aplikasi tersebut nantinya akan terhubung dengan sistem catatan vaksinasi dan database  pemerintah terkait data vaksinasi.

Setidaknya sekitar 2,3 juta penduduk di Jepang telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19, yang sebagian besarnya merupakan petugas kesehatan. Angka vaksinasi Jepang  lebih rendah daripada negara-negara dengan upaya lebih cepat, seperti Israel, Inggris, dan Amarika Serikat.

Saat ini, kurang dari 1 juta orang telah menerima tahapan kedua dosis vaksin jenis Pfizer-BioNTech, satu-satunya merek vaksin yang digunakan dan disetujui pemerintah Jepang. (ATN)

Tags: Jepang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.