• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Sejarah Baru di Asia, Gojek dan Tokopedia Bentuk GoTo dengan Nilai Transaksi Rp312,4 Triliun

by Redaksi Asiatoday
May 17, 2021
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sejarah Baru di Asia, Gojek dan Tokopedia Bentuk GoTo dengan Nilai Transaksi Rp312,4 Triliun 1

Gojek dan Tokopedia bentuk resmi merger dengan membentuk GoTo. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sebuah sejarah baru saja tercipta di industri digital Asia.

Pasalnya, dua perusahaan teknologi yang berbasis di Indonesia yakni Gojek dan Tokopedia telah resmi merger dengan membentuk sebuah entitas baru, yaitu Grup GoTo. Nilai transaksi GoTo diprediksi mencapai USD22 miliar atau setara Rp312,4 triliun.

Menurut CEO GoTo Andre Soelistyo, pembentukan Grup GoTo merupakan kolaborasi usaha terbesar di Indonesia, sekaligus kolaborasi terbesar antara dua perusahaan internet dan layanan media di Asia hingga saat ini.

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

Dikatakan, dengan merger ini tentunya mitra driver Gojek akan memiliki peluang pendapatan yang lebih besar antara lain dengan mengirimkan lebih banyak pesanan dari pengguna Tokopedia, sementara penjual dan mitra merchant dari berbagai skala bisnis akan mendapatkan berbagai manfaat dan kesempatan untuk meningkatkan usahanya.

“Hadirnya Grup GoTo juga akan memungkinkan kami untuk semakin mendorong inklusi keuangan di Indonesia dan Asia Tenggara,” kata Andre melalui keterangan tertulisnya, Senin (17/5/2021).

Total transaksi atau Total Gross Transaction Value (GTV) secara grup (Gojek dan Tokopedia) lebih dari USD22 miliar pada 2020.

Grup GoTo memiliki daftar investor blue-chip yang sebelumnya sudah berinvestasi baik untuk Gojek dan Tokopedia.

Michael Yao, salah satu perwakilan pemegang saham Tokopedia dan Senior Vice President Alibaba Group mengatakan, Tokopedia di bawah kepemimpinan yang kuat dari William dan timnya telah mendorong pertumbuhan yang pesat dan kuat dalam empat tahun terakhir sejak investasi pihaknya.

“Dengan percepatan digitalisasi di Asia Tenggara, kami melihat peluang yang luar biasa di wilayah ini. Kami yakin bahwa dengan kolaborasi dua perusahaan terkemuka ini, mereka memiliki posisi yang kuat untuk menciptakan nilai tambah bagi karyawan, konsumen dan industri secara keseluruhan,” jelasnya.

Sementara itu, Chief Strategy Officer dan Senior Executive Vice President of Tencent James Mitchell mengatakan sangat senang dengan peluang yang diciptakan oleh GoTo lantaran mengombinasikan kapabilitas Gojek dan Tokopedia yang saling melengkapi di layanan e-commerce, pengiriman dan pembayaran on-demand, serta membangun tim yang kuat untuk mendorong inovasi internet di tingkat regional dan global.

“Kami berharap dapat terus mendukung kombinasi usaha GoTo secara grup di Indonesia dan di seluruh Asia Tenggara pada tahun-tahun mendatang,” ungkap James Mitchell.

Berikut daftar investor Blue Chip di balik Grup GoTo (Gojek dan Tokopedia);

1. Alibaba Group
2. Astra International
3. BlackRock
4. Capital Group
5. DST
6. Facebook
7. Google
8. JD.com
9. KKR
10. Northstar
11. Pacific Century Group
12. PayPal
13. Provident
14. Sequoia Capital
15. SoftBank Vision Fund 1
16. Telkomsel
17. Temasek
18. Tencent
19. Visa
20. Warburg Pincus. (ATN)

Tags: Asia BusinessAsia DigitalGojekTokopedia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.