• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Pantai dan Laut Gianyar Bali Tercemar Limbah Minyak

by Redaksi Asiatoday
May 26, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pantai dan Laut Gianyar Bali Tercemar Limbah Minyak

Pengambilan sampel limbah minyak di pantai dan laut Gianyar Bali. Dok KKP

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pesona keindahan pantai dan laut Gianyar Bali tercemar limbah minyak.

Menurut aktivis lingkungan dari penggiat Konservasi Penyu Saba Asri, I Made Kikik, gumpalan maupun cairan minyak tersebut banyak ditemukan sejak tiga hari lalu dan diduga merupakan cairan minyak yang berasal dari kapal. Bila malam hari, kebanyakan berbentuk gumpalan namun bila siang hari gumpalan tersebut mencair karena terpapar panas matahari.

Kikik menjelaskan, gumpalan maupun cairan hitam tersebut bukan kejadian pertama di Pantai Saba melainkan fenomena yang terjadi setiap tahun saat musim angin selatan yang berlangsung hingga bulan Agustus. Angin akan menyebabkan tumpahan minyak di tengah laut terbawa oleh gelombang hingga ke pantai bersama dengan sampah dan tali kapal.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

“Setelah musim angin selatan selesai, biasanya akan terjadi gelombang besar yang akan membersihkan tumpahan minyak termasuk sampah di pantai dan membawanya kembali ke tengah laut. Hingga saat ini, belum ada laporan dari nelayan, masyarakat maupun wisatawan yang mengeluhkan dampak tumpahan minyak itu. Lalu untuk peneluran penyu, sampai saat ini tidak terdampak tumpahan minyak tersebut,” kata Kikik.

Atas temuan itu, Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar, Permana Yudiarso segera menerjunkan tim menuju Saba Asri Sea Turtle Conservation untuk berkoordinasi mengumpulkan informasi tersebut.

“Banyak ditemukan gumpalan hitam di atas pasir pantai yang terlihat seperti batu dan berbentuk seperti cairan aspal di sepanjang Pantai Saba hingga menuju perbatasan dengan Pantai Purnama,” ujar Yudi, dikutip siaran pers, Rabu (26/5/2021).

Untuk penyelidikan mendalam, tim BPSPL telah mengambil beberapa sampel gumpalan minyak tersebut.

Data Kapal Tanker

Guna penanganan selanjutnya, Tim Respon Cepat BPSPL Denpasar menuju Benoa untuk melakukan koordinasi dengan Distrik Navigasi Kelas II Benoa untuk mengumpulkan data kapal tanker yang melewati perairan sekitar Selat Badung dan Selat Lombok dalam kurun waktu 3 – 8 Mei 2021. Hal ini dilakukan sebagai langkah identifikasi untuk mengetahui penyebab tumpahan minyak.

Dukungan juga datang dari Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan (BRSDM) KKP, Tim BPSPL Denpasar akan menginventaris data sebaran tumpahan minyak, data AIS (Automatic Identification System) kapal-kapal pengangkut BBM/tanker yang melewati Selat Badung dan Selat Lombok serta analisa pola arus dan hidrodinamika antara tanggal 3 – 8 Mei 2021.

Di berbagai kesempatan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menaruh perhatian sangat serius pada kejadian seperti tumpahan minyak di laut, sebab tumpahan minyak apabila tidak tertangani dengan cepat dan tuntas dapat terus meluas dan bisa mengancam kehidupan biota laut dan kelestarian ekosistem, serta sangat mengganggu aktivitas nelayan di area di area terdampak. (ATN)

Tags: Dampak Lingkungan Tumpahan MinyakLaut Tercemar MinyakPariwisata BaliPencemaran LautTumpahan Minyak
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.