• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Prancis Dukung Penuh Indonesia Canangkan Bali Sebagai Blue Island

by Redaksi Asiatoday
July 3, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Prancis Dukung Penuh Indonesia Canangkan Bali Sebagai Blue Island

Nusa Penida, Bali. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Prancis terus berupaya untuk memperluas kerjasama dengan Indonesia pada lingkup ekonomi hijau (green economy).

Salah satu wujudnya, Prancis akan mendukung penuh langkah Indonesia dalam mengusung pilot project pencanangan Bali sebagai Blue Island.

Hal itu terungkap dalam pertemuan antara Menteri PPN/Kepala Bappenas RI, Suharso Monoarfa dengan pejabat senior dari The Agence Française de Développement (AFD) dan pejabat senior dari Kementerian Ekonomi dan Keuangan (French Treasury) di KBRI Paris didampingi Duta Besar RI untuk Prancis Arrmanatha Nasir.

RelatedPosts

Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Menteri PPN/Kepala Bappenas menekankan penguatan kerjasama Indonesia-Prancis dalam pembangunan rendah karbon, green and blue economy, hingga kerja sama pembiayaan pembangunan proyek-proyek pemerintah.

Dalam pertemuan dengan AFD, terdapat kesepahaman untuk memperkuat kerjasama pembangunan rendah karbon atau green economy dengan fokus pada energy transition, waste management, green industry termasuk green tourism.

“Kementerian PPN/Bappenas telah menyiapkan strategi transformasi ekonomi. Kerjasama AFD dengan Kementerian PPN/Bappenas adalah salah satunya bentuk usaha untuk pelaksanaan strategi transformasi ekonomi Indonesia, khususnya green economy,” ujar Menteri Suharso, dikutip Sabtu (3/7/2021).

Kementerian PPN/Bappenas juga akan memfasilitasi proyek potensial untuk dibiayai pinjaman AFD seperti eco-fishing port dan mass transit program khususnya di Bandung dan Medan.

Dalam kesempatan tersebut, pihak AFD menyampaikan bahwa dengan semakin eratnya kerjasama AFD dengan Indonesia serta banyaknya proyek-proyek kerjasama serta dalam rangka meningkatkan fleksibilitas operasional, ke depannya operasional kantor perwakilan AFD di Indonesia akan beroperasi sebagai institusi yang terpisah dari Kedutaan Besar Prancis di Indonesia.

Kementerian PPN/Bappenas menyatakan mendukung langkah tersebut dan bersedia menjadi main partner perwakilan AFD di Indonesia.

Kerjasama pembiayaan pembangunan kedua negara melalui fasilitas pembiayaan French Treasurry sudah terjalin sejak lama.

Dalam pertemuan dengan Kementerian Ekonomi dan Keuangan (French Treasury), pihak Prancis menyatakan dalam beberapa tahun terakhir fasilitas pinjaman French Treasury telah diimplementasikan untuk pembiayaan pembangunan pemancar televisi dan pembangunan Sistem Meteorologi di Indonesia. Pemerintah Indonesia ke depan juga masih mempertimbangkan pembiayaan dari pemerintah Prancis untuk beberapa proyek pemerintah.

“Beberapa potensi proyek-proyek pemerintah Indonesia untuk dibiayai French Treasury antara lain Pusat Data Nasional dan Digitalization of Broadcasting System. Proyek Pusat Data Nasional akan segera diimplementasikan dalam waktu dekat,” ujar Menteri Suharso.

Menteri Suharso mendorong agar pembiayaan Prancis untuk pendanaan proyek-proyek pemerintah Indonesia dapat berlangsung lebih kompetitif dibandingkan sumber pembiayaan lain dan juga membantu kesiapan teknis serta capacity building bagi penerima kegiatan tersebut.

Pemerintah Prancis merespons positif terutama dalam hal pemanfaatan teknologi Prancis seperti Teknologi Informasi Komunikasi antara lain satelit dan radar. Bahkan, Prancis juga menawarkan bantuan teknis penyiapan proyek dengan menggunakan teknologi Prancis.

Terkait dengan skema pembiayaan, French Treassury akan berusaha bernegosiasi dengan pihak sindikasi perbankan agar pembiayaannya lebih kompetitif.

Selain kedua pertemuan bilateral ini, Menteri Suharso juga melakukan diskusi dengan Badan Antariksa Prancis, Centre National d’études Spatiales, Collecte Localisation Satellites, dan perusahaan inovasi Hemeria untuk membahas potensi pengembangan kerja sama teknologi inovasi Indonesia-Prancis. (ATN)

Tags: Bali TourismGreen TourismIndonesia-PrancisPariwisata BerkelanjutanThe Agence Française de Développement
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.