• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Bencana Longsor di Jepang, 80 Orang Masih Hilang

by Redaksi Asiatoday
July 6, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bencana Longsor di Jepang, 80 Orang Masih Hilang

Upaya pencarian korban longsor di kota pesisir, Atami, prefektur Shizuoka, Jepang. Dok NHK

ASIATODAY.ID, TOKYO – Upaya pencarian korban longsor di kota pesisir, Atami, prefektur Shizuoka, Jepang, hingga kini masih terus berlangsung.

Sejauh ini tercatat, 3 orang tewas dan 80 orang dilaporkan masih hilang.

Upaya penyelamatan ditingkatkan sepanjang akhir pekan, dengan polisi, petugas pemadam kebakaran, dan anggota Pasukan Bela Diri Jepang bergabung dalam operasi yang sulit dan terkadang berbahaya.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Tambahan 13 orang berhasil diselamatkan pada hari Minggu. Salah satunya terluka parah dan kemudian meninggal, sehingga jumlah korban tewas menjadi tiga,” kata seorang pejabat Kota Atami, sebagaimana laporan CNN, Senin (5/7/2021).

Pejabat itu menambahkan bahwa 25 orang yang selamat telah diselamatkan, sedangkan 80 orang lainnya masih belum ditemukan. Para pejabat sebelumnya mengatakan 113 orang hilang.

Dari orang-orang yang saat ini belum ditemukan, menurut pejabat kota, mungkin beberapa orang tidak berada di kota pada saat tanah longsor. Pihak berwenang sedang bekerja untuk mengonfirmasi keberadaan mereka, pejabat itu menambahkan.

“Keselamatan 135 dari 215 penduduk di bagian yang dilanda tanah longsor di distrik Izusan Atami telah dikonfirmasi,” kata pejabat itu.

Yuji Shima yang kehilangan rumah dan semua harta bendanya dievakuasi ke rumah temannya bersama istri dan ibunya.

“Longsor lumpur itu tampak seperti tsunami — seperti gelombang besar yang mengeluarkan suara gemuruh dan jatuh ke tanah. Tanah bergemuruh dan tiang listrik bergetar,” kata Shima.

Shima menambahkan ada “bau bahan kimia berlumpur di udara” saat tanah longsor itu jatuh. “Itu semua terjadi dalam sepersekian detik,” ujarnya.

Shima menambahkan bahwa dia memprioritaskan keselamatan keluarganya sebelum hal lain, dan tidak membawa barang-barang apa pun saat dia meninggalkan rumahnya.

Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kota Atami menyatakan lebih dari 130 rumah tersapu tanah longsor. Para pejabat mulai mengevakuasi orang-orang pada hari Sabtu.

Menurut pejabat kota, Atami memiliki tiga pusat evakuasi. Dua hotel swasta di Atami juga menampung 562 orang.

Pada konferensi pers pada hari Minggu, Heita Kawakatsu, gubernur Shizuoka, mengatakan prefektur akan menyelidiki apakah tanah longsor itu disebabkan karena penebangan hutan di daerah tersebut, yang mungkin telah mengurangi kemampuan tanah pegunungan untuk menahan air.

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga menyatakan belasungkawa kepada para korban tanah longsor pada Sabtu dan menekankan bahwa pekerja darurat melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan nyawa, menyelamatkan orang dan membantu evakuasi.

Suga menambahkan bahwa hujan lebat akan terus memengaruhi berbagai bagian negara. Dia mendesak warga untuk memeriksa peta bahaya di daerah tersebut dan memperhatikan pembaruan cuaca dan informasi evakuasi. (ATN)

Tags: Asia DisasterJepang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.