• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia dan Singapura Sepakat Reformasi Pajak Global

by Redaksi Asiatoday
July 14, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia dan Singapura Sepakat Reformasi Pajak Global

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar pertemuan dengan Menteri Senior Singapura Tharman Shanmugaratnam. Dok ekon

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto menggelar pertemuan dengan Menteri Senior Singapura Tharman Shanmugaratnam. Pertemuan itu membahas reformasi pajak global yang didengungkan negara G7.

Kedua Menteri sepakat langkah tersebut justru dapat menghambat pembangunan ekonomi negara berkembang, khususnya ketika banyak negara harus bangkit dari pandemi Covid-19.

“Penyamarataan pengenaan pajak minimal 15 persen tidak mencerminkan kebutuhan ekonomi setiap negara. Pandangan itu tidak bisa membedakan antara pajak sebagai insentif dan tax heaven yang hanya memperhatikan kepentingan pemilik modal,” kata Airlangga dikutip dari situs Kemenko Perekonomian, Rabu (14/7/2021).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Airlangga juga bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong. Pemerintah Singapura menegaskan komitmen negaranya membangun kerja sama ekonomi dengan Indonesia.

“PM Singapura menyatakan iklim berusaha di Indonesia sudah semakin baik sehingga pemerintahnya terus mendorong pengusaha Singapura untuk berinvestasi di Indonesia,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut juga ditegaskan komitmen kedua negara untuk bersama-sama mengembangkan energi hijau. Pemerintah Singapura akan segera meresmikan pembangkit listrik tenaga Surya terapung di Singapura dengan kapasitas 60 MW.

Pemerintah Singapura juga mendukung pengembangan Kawasan Industri Kendal yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong pada 2016.

Kawasan Industri Kendal merupakan ikon kerjasama bilateral antara Indonesia dan Singapura dan telah ditetapkan sebagai Kawasan Industri Prioritas.

Lee Hsien Loong juga mengapresiasi keputusan pemerintah yang menetapkan Batam sebagai kawasan ekonomi khusus. Keputusan ini akan semakin mendorong investasi Singapura ke Indonesia. Dari Batam pun akan bisa dibangun IT Center yang andal dan melatih tenaga-tenaga terampil di bidang digital. (ATN)

Tags: Kerjasama Indonesia-SingapuraPajak
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.