• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Ajak Uni Eropa Bangun Kemitraan Strategis dengan ASEAN

by Redaksi Asiatoday
August 7, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Ajak Uni Eropa Bangun Kemitraan Strategis dengan ASEAN

Kemitraan ASEAN-Uni Eropa (UE). Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Mahendra Siregar mengajak Uni Eropa untuk membangun kemitraan strategis dengan ASEAN.

Menurut Mahendra, dalam relasi itu, sangat penting membangun kepercayaan dan pengakuan bersama dalam mengatasi hambatan dagang antara ASEAN dan Uni Eropa.

Dalam pertemuan antara ASEAN – Uni Eropa pada Jumat (6/8/2021), Mahendra mengatakan kedua kawasan perlu terus menyelaraskan berbagai kebijakan, antara lain memperbaiki iklim dagang dan investasi untuk memberikan nilai tambah yang lebih menguntungkan bagi kedua pihak.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Wamenlu RI mengingatkan agar kedua kawasan memahami tantangan lingkungan hidup yang dihadapi berbagai jenis minyak nabati. Saat elevasi kemitraan, Uni Eropa sepakat dengan ASEAN untuk membentuk Joint Working Group (JWG) membahas isu minyak nabati kedua kawasan.

“Kita dorong agar Joint Working Group untuk minyak nabati ini, tidak hanya membahas tantangan lingkungan untuk sawit, tapi juga minyak nabati lainnya, seperti rapeseed, sunflower terutama isu terkait polusi air & tanah akibat penggunaan pestisida,” ungkapnya dikutip dari siaran pers Kemlu, yang dimonitotor Sabtu (7/8/2021).

Sebagai referensi, beberapa negara anggota ASEAN termasuk Indonesia merupakan produsen minyak kelapa sawit, sementara negara anggota Uni Eropa merupakan produsen minyak biji bunga matahari dan minyak rapeseed.

Melalui Joint Working Group ini, Indonesia meminta agar Uni Eropa melaksanakan komitmennya untuk membangun dialog yang berimbang dalam isu-isu tersebut.

Jumat lalu menjadi hari kelima sekaligus hari terakhir rangkaian pertemuan ASEAN Ministerial Meeting dan ASEAN Post Ministerial Conferences. ASEAN juga bertukar pikiran dengan Uni Eropa dan berdiskusi mengenai keamanan kawasan dengan 27 negara dalam ASEAN Regional Forum.

Selain terkait kerja sama dagang, Wamenlu Mahendra juga membahas isu kebakaran hutan. Dia mengatakan Uni Eropa juga dapat belajar dari Indonesia untuk mengatasi masalah tersebut.

Uni Eropa sendiri mengalami kebakaran hutan empat kali lebih besar luasnya dibanding Indonesia tahun lalu.

“Kerja sama ASEAN dengan Uni Eropa perlu terus berkembang. Uni Eropa tidak hanya memberi bantuan teknis kepada ASEAN tetapi juga dapat belajar dari ASEAN,” imbuh Mahendra.

Dilain pihak, Uni Eropa juga memiliki target pengurangan emisi yang ambisius pada 2030.

Wamenlu menekankan bahwa ASEAN pada dasarnya dapat meningkatkan target pengurangan emisi hingga 41 persen pada 2030, jika negara maju juga dapat memberi sumbangsih. (ATN)

Tags: ASEAN-Uni Eropa
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.