• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Korut: AUKUS Memantik Perlombaan Senjata Nuklir di Indo Pasifik

by Redaksi Asiatoday
September 20, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Jepang: Peluncuran Rudal Balistik Korea Utara Ancam Perdamaian

Rudal Korea Utara. Dok

ASIATODAY.ID, PYONGYANG – Kementerian Luar Negeri Korea Utara (Korut), Senin (20/9), mengatakan aliansi baru Amerika Serikat (AS) dan kontrak kapal selam AS baru-baru ini dengan Australia, dapat memicu “perlombaan senjata nuklir” di kawasan Indo Pasifik.

Pekan lalu, Amerika Serikat mengumumkan pakta keamanan tiga arah yang baru dengan Australia dan Inggris (AUKUS), sebagai bagian dari kemitraan strategis di mana kapal selam nuklir AS akan dipasok ke Canberra.

“Ini adalah tindakan yang sangat tidak diinginkan dan berbahaya yang akan mengganggu keseimbangan strategis di kawasan Asia Pasifik dan memicu rantai perlombaan senjata nuklir,” tulis media pemerintah Korea Utara KCNA yang mengutip seorang pejabat Kementerian Luar Negeri.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Ini menunjukkan bahwa AS adalah pelaku utama yang menggulingkan sistem non-proliferasi nuklir internasional,” kata seorang kepala bagian berita asing di Departemen Pers dan Informasi kementerian tersebut.

Pada Rabu lalu, Korea Utara menembakkan dua rudal ke laut. Seoul pun berhasil melakukan uji coba rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam beberapa jam kemudian. Menjadikan Korsel negara ketujuh di dunia dengan teknologi tersebut.

Serentetan uji coba rudal dan kesepakatan pertahanan di Pasifik, telah mendorong perlombaan senjata regional yang semakin intensif saat persaingan China-AS tumbuh.

“Sangat wajar jika negara-negara tetangga termasuk China mengutuk tindakan ini sebagai tindakan tidak bertanggung jawab yang menghancurkan perdamaian dan stabilitas kawasan,” kata pejabat Korea Utara itu.

Aliansi pertahanan Australia-AS-Inggris yang baru dari Presiden AS Joe Biden secara luas dipandang bertujuan untuk melawan kebangkitan China.

“Sikap kesepakatan ganda AS semakin jelas setelah munculnya pemerintahan baru mengikis norma dan ketertiban internasional yang diterima secara universal dan secara serius mengancam perdamaian dan stabilitas dunia,” kata pejabat kementerian Korea Utara.

Pejabat itu menambahkan bahwa Korea Utara pasti akan mengambil tindakan balasan yang sesuai jika hal itu bahkan memiliki sedikit dampak buruk pada keamanan negaranya. (ATN)

Tags: AUKUSIndo PasifikSenjata Nuklir
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.