• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Bersama ASEAN Terus Suarakan Resolusi Damai untuk Myanmar

by Redaksi Asiatoday
September 24, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Tegaskan Tak akan Normalisasi Hubungan dengan Israel

Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia, Retno Marsudi. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia bersama dengan ASEAN terus menyuarakan resolusi damai sebagai upaya untuk membantu Myanmar agar segera keluar dari krisis politik dan kemanusiaan.

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan para Menlu MIKTA, yaitu Menlu Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki dan Australia.

Untuk diketahui, MIKTA adalah neologisme sekaligus singkatan dari Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki dan Australia.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“ASEAN telah menunjuk Utusan Khusus dan masih terus berupaya mendapatkan jaminan akses untuk bertemu dengan semua pihak agar dapat memulai fasilitasi dialog yang inklusif,” kata Menlu Retno dikutip Jumat (24/9/2021).

Menurut Menlu Retno, kondisi yang berkembang di Myanmar saat ini memberikan tantangan yang lebih bagi terjadinya dialog inklusif. Di sisi kemanusian, bantuan kemanusiaan sudah mulai bergerak, dan beberapa negara anggota MIKTA yang merupakan mitra ASEAN juga memberikan bantuan melalui ASEAN.

Bantuan dari Indonesia untuk Myanmar sendiri akan dikirim pada bulan ini. Adapun, dalam pertemuan tersebut negara anggota MIKTA memberikan dukungan atas peran sentral ASEAN dalam upaya mengatasi krisis di Myanmar.

“Mereka paham situasi tidak mudah. Secara khusus, negara anggota MIKTA mengapreasi kepemimpinan Indonesia. Semua negara mengapresiasi kepemimpinan Indonesia,” katanya.

Menlu Retno melanjutkan, isu lain yang dibahas dalam pertemuan MIKTA adalah perubahan iklim, pemberdayaan perempuan, dan penanganan Covid-19. Khusus mengenai penanganan Covid-19, kekhawatiran mengenai politisasi dan diskriminasi vaksin sangat menonjol.

“Indonesia mengusulkan kiranya MIKTA dapat mulai membahas kemungkinan pengaturan saling pengakuan sertifikasi vaksin, PCR, dan standar protokol kesehatan,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Krisis Myanmar
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.