• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

CLIMATE ACTION: Indonesia Mulai Rehabilitasi Mangrove di seluruh Wilayah Pesisir

by Redaksi Asiatoday
September 28, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
CLIMATE ACTION: Indonesia Mulai Rehabilitasi Mangrove di seluruh Wilayah Pesisir

Presiden Jokowi saat melakukan aksi penanaman Mangrove di Pantai Wisata Raja Kecik, Bengkalis, Provinsi Riau, Selasa (28/9/2021). Dok Setkab

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia mengambil langkah nyata dalam aksi iklim (Climate Action) global melalui gerakan rehabilitasi Mangrove di seluruh kawasan pesisir. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memimpin langsung gerakan itu.

Dalam dua pekan terakhir, Presiden Jokowi turun langsung memimpin aksi penanaman Mangrove.

Yang terbaru, Presiden Jokowi melakukan aksi penanaman Mangrove di Pantai Wisata Raja Kecik, Bengkalis, Provinsi Riau, Selasa (28/9/2021). Tak hanya di Cilacap, Jawa Tengah, penanaman mangrove ini juga dilakukan serentak di 9 provinsi lainnya yang juga turut disaksikan Presiden melalui konferensi video.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Sembilan daerah tersebut adalah Sumatra Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua, dan Papua Barat.

“Rehabilitasi harus kita lakukan untuk memulihkan, melestarikan kawasan hutan Mangrove ini, dan juga untuk mengantisipasi perubahan iklim yang sedang terjadi sekarang ini di dunia. Ini sebagai mitigasi perubahan iklim,” ujar Presiden usai penanaman.

Penanaman mangrove, juga diharapkan dapat mengurangi energi gelombang, melindungi pantai dari abrasi, menghambat intrusi air, serta memperbaiki lingkungan dan habitat di daerah pesisir.

“Kita harapkan berdampak kepada peningkatan produksi ikan dan produksi hasil laut lainnya, terutama ini kepiting ehingga nantinya, kita harapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat di pesisir pantai ini,” ucap Presiden.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melakukan pemulihan dan perlindungan hutan mangrove, baik melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) maupun Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM)

“Rehabilitasi mangrove akan terus kita lakukan, baik oleh BRGM dan juga oleh Kementerian LHK. Target kita di tahun 2021 ini adalah kurang lebih 34 ribu hektare di seluruh tanah air,” ujarnya.

Menurut Jokowi, hutan mangrove sangat diperlukan di Indonesia karena mampu menyimpan karbon sebanyak 4 hingga 5 kali lipat lebih banyak dibandingkan hutan tropis daratan, sehingga akan berkontribusi besar pada penyerapan emisi karbon.

“Ini juga meneguhkan komitmen kita terhadap Paris Agreement, terhadap perubahan iklim dunia,” tegas Jokowi.

Pekan lalu, Presiden Jokowi juga melakukan penanaman Mangrove bersama masyarakat di Desa Tritih Lor, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (23/9/2021). (ATN)

Tags: Climate ActionClimate ChangeEmisi KarbonParis AgreementPerubahan IklimPresiden Jokowi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.