• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

AirAsia Group dan Airbus Sepakat Konversi 13 Pesawat ke A321neo

by Redaksi Asiatoday
October 7, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
AirAsia Group dan Airbus Sepakat Konversi 13 Pesawat ke A321neo

Maskapai AirAsia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – AirAsia Group memandatangani amandemen perjanjian dengan Airbus S.A.S (Airbus) untuk mengkonversi 13 pesanan pesawat dari sebelumnya dengan tipe A320 menjadi A321neo.

AirAsia menilai tipe A321neo berkapasitas lebih besar dan lebih hemat bahan bakar sehingga lebih efisien digunakan dalam melayani penerbangan berjadwal.

Presiden AirAsia Group Bo Lingam mengatakan perusahaan saat ini memiliki total pemesanan sebanyak 362 pesawat A321neo. Jumlah itu meliputi konversi sisa 13 pesawat A320 yang belum terkirim menjadi A321neo.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Sesuai dengan kesepakatan bersama dengan Airbus, pesawat ini akan dialokasikan kepada maskapai-maskapai di dalam grup sesuai permintaan hingga 2035.

“Kami selalu berhubungan baik dengan Airbus dan menantikan pesawat kami dikonversikan sepenuhnya ke A321neo. Dengan amandemen perjanjian ini, AirAsia akan semakin memperkuat model bisnis kami yang berbasis biaya paling rendah dan struktur biaya yang ramping,” ujarnya melalui siaran pers, dikutip Kamis (7/10/2021).

Pesawat A321neo akan meningkatkan pengalaman terbang bagi para calon penumpang seiring dengan upaya perusahaan memenuhi peningkatan permintaan perjalanan udara pasca Covid-19.

Menurut dia, operasional A321neo dapat menghemat bahan bakar lebih dari 10 persen. A321neo juga mencakup tambahan 50 kursi dan ruang kargo ekstra, dan mengurangi biaya per Kilometer Kursi yang Tersedia (ASK) di seluruh grup. Hal ini pun diyakini berdampak pada tarif penerbangan yang lebih rendah untuk penumpang.

AirAsia menerima A321neo pertamanya pada November 2019 dan saat ini memiliki total 4 armada A321neo yang beroperasi. Saat ini, grup tersebut memiliki pesawat yang berjumlah total 211 pesawat yang terdiri dari 169 pesawat A320, 38 pesawat A320neo, dan 4 pesawat A321neo.

“Kami telah meninjau secara menyeluruh terhadap jaringan maskapai dan strategi untuk memastikan penerbangan di rute yang paling populer dan menguntungkan saat kami bersiap untuk memulai kembali perjalanan di seluruh jaringan kami,” imbuhnya.

Dengan model bisnis yang kuat, dan ada banyak permintaan yang belum terpenuhi, dia optimistis bahwa perusahaan akan dapat pulih dan semakin kuat segera setelah pembatasan perjalanan dicabut.

Dengan kapasitas tempat duduk hingga 236 penumpang dalam konfigurasi kelas layanan tunggal, A321neo akan memungkinkan maskapai untuk meningkatkan kapasitas seraya mendapatkan keuntungan dari biaya operasi terendah untuk kategori lorong tunggal.

Pesawat A321neo akan menggantikan armada A320 yang lebih tua dan akan memberikan manfaat yang berkelanjutan secara signifikan. Penghematan bahan bakar akan mengurangi sekitar 5.000 ton emisi karbon dioksida (CO2) per pesawat per tahun, selain dari pengurangan emisi nitrogen oksida (NOx) hingga dua digit dan berkurangnya kebisingan mesin. (ATN)

Tags: A321neoAirAsiaAirbus
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.