• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pusat Studi ASEAN Resmi Berdiri di Universitas Terbaik di Ukraina

by Redaksi Asiatoday
October 22, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pusat Studi ASEAN Resmi Berdiri di Universitas Terbaik di Ukraina

Peresmian Center for ASEAN Countries Studies di Institute of International Relations, Universitas Taras Shevchenko, Kyiv, Ukraina, pada tanggal 19 Oktober 2021. Dok KBRI KYIV

ASIATODAY.ID, KYIV – Pusat studi ASEAN atau Center for ASEAN Countries Studies resmi berdiri di Institute of International Relations, Universitas Taras Shevchenko, Kyiv, Ukraina, pada tanggal 19 Oktober 2021.

Berdirinya lembaga ini merupakan hasil kolaborasi. koordinasi dan kerjasama erat antara Kedutaan Besar negara-negara ASEAN dengan Kementerian Luar Negeri Ukraina dan Universitas Taras Shevchenko yang merupakan universitas terbaik di Ukraina.

Pusat studi tersebut diresmikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, dan dihadiri oleh Rektor Universitas Taras Shevchenko, Prof. Volodymyr Bugrov, Duta Besar RI untuk Ukraina, Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi, Dubes Vietnam, Nguyen Hong Thach, Chargè D’Affaires Kedubes Malaysia, Fadhilah Daud dan Direktur Institute of International Relations,  Prof. Valerii Kopiika.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba mengapresiasi kerja keras antara Kemenlu Ukraina, Universitas Taras Shevchenko serta seluruh Kedutaan Besar negara ASEAN di Ukraina.

“Center ini merupakan wujud nyata peningkatan kepentingan Ukraina di Asia Tenggara. Ukraina akan mempelajari kesuksesan komunitas ASEAN dalam melakukan integrasi politik, sosial, kemanan, ekonomi dan sosio-kultural dari negara-negara yang memiliki banyak perbedaan,” ujarnya dikutip Jumat (22/10/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Dubes RI Kyiv Yuddy Chrisnandi menyampaikan bahwa Center yang baru diresmikan ini dapat menjadi tempat dimana peneliti, pengamat dan para mahasiswa/pelajar berkumpul untuk saling bertukar informasi dan juga memberikan pandangan ahli kepada pemerintah mengenai kebijakan yang harus diambil sekaligus memprediksi dampak dari kebijakan tertentu.

Lebih lanjut Dubes RI menyatakan keberadaan Center ini dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan peningkatan volume perdagangan Ukraina – ASEAN hingga USD5 miliar sebagaimana disampaikan oleh Menlu Kuleba di awal masa jabatannya.

“Dalam tahap awal, dapat difokuskan diskusi dalam menciptakan global hub untuk produksi dan meningkatkan kelancaran arus transportasi barang dan jasa yang dapat menguntungkan kedua belah pihak,” ujarnya.

Keberadaan Center for ASEAN Countries Studies dimaksudkan untuk lebih memperkenalkan negara-negara ASEAN dan berbagai potensi yang dimilikinya kepada publik Ukraina, khususnya potensi ekonomi dan sosial budaya.

Selain itu, lembaga ini dapat berperan sebagai wahana memperkaya wawasan masyarakat Ukraina mengenai organisasi ASEAN dan perannya di tingkat kawasan dan dunia.

Berdirinya lembaga ini diharapkan dapat menjembatani kerjasama yang lebih erat antara negara-negara ASEAN dengan Ukraina di berbagai bidang. ​(AT Network)

Tags: AseanAsean-UkrainaCenter for ASEAN Countries Studies
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.