• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Mulai Ekspor Mobil ke Asia Tenggara dari Pelabuhan Internasional Patimban

by Redaksi Asiatoday
December 17, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Mulai Ekspor Mobil ke Asia Tenggara dari Pelabuhan Internasional Patimban 1

Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Internasional Patimban, Jawa Barat. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia mulai mengekspor mobil tujuan negara-negara di Asia Tenggara (ASEAN) dari Pelabuhan Internasional Patimban, Subang, Jawa Barat, pada Jumat (17/12/2021).

Direktur Utama PT Pelabuhan Patimban Indonesia (PPI), Fuad Rizal mengungkapkan, kendaraan ini akan dikirim ke negara tujuan ekspor rute Port Klang Malaysia, Singapura, Kuching, dan Filipina.

“Mobi-mobil yang diekspor ini diangkut menggunakan kapal MV Fuji Transworld berbendera Liberia. Kapal tersebut akan melakukan kegiatan bongkar muat sebanyak 84 unit kendaraan dan 1.200 unit kendaraan CBU,” jelas Fuad dalam Hand Over Ceremony Pelabuhan Internasional Patimban yang disiarkan secara virtual, Jumat (17/12/2021).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Saat ini, operasional terminal mobil Pelabuhan Internasional Patimban sudah diserahterimakan pengelolaannya dari PT Pelabuhan Indoneisa (Persero) atau Pelindo kepada perusahaan konsorsium yakni PPI dan Toyota Tsusho Corporation.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendorong agar PPI dan Toyota Tsusho Corporation melakukan perubahan dan upaya lebih baik dalam mengelola Pelabuhan Patimban, agar kegiatan ekspor melalui Pelabuhan Patimban bias lebih maksimal.

“Kita tingkatkan daya saing logistik nasional dengan Pelabuhan Patimban agar kegiatan logistik nasional lebih baik,” ujar Budi dalam kesempatan yang sama.

Selain otomotif, Pelabuhan Patimban juga dapat mendukung kegiatan ekpor lainnya, khususnya ekspor produk UMKM, industri kreatif, dan pertanian.

Pelabuhan tersebut juga diharapkan dapat menunjang kawasan industri dan perkotaan baru di Jawa Barat mulai dari Cirebon, Subang, Patimban, dan Kertajati (Rebana).

“Ini semua menjadi satu kekuatan, akan banyak industri berkembang di sini,” kata Budi.

Budi optimistis nantinya Pelabuhan Patimban dapat meningkatkan ekspor dan logistik nasional. Budi yakin PPI dan para stakeholders dapar memberikan layanan terbaik dan kompetitif.

Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Kenji Kanasugi juga mengharapkan Pelabuhan Patimban yang menjadi simbolis dari kerjasama Indonesia dan Jepang tersebut dapat berkontribusi terhadap pembangunan Indonesia.

“Kita berharap dapat meningkatkan daya saing ekspor produk, termasuk mobil yang diproduksi di Indonesia,” kata Kenji.

Menurut Kenji, Pelabuhan Patimban memiliki fasilitas yang komplit mulai dari terminal hingga akses jalan yang dapat diselesaikan dalam waktu yang tidak lama untuk mendukung operasional Pelabuhan Patimban.

Kenji mengungkapkan, Pemerintah Jepang akan mendukung penuh upaya Indonesia dalam meningkatkan daya saing ekspor termasuk mendukung Indonesia menjadi tempat produksi dan ekspor.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR, Rachmat Gobel juga menuturkan pelabuhan tersebut sangat dibutuhkan untuk memaksimalkan kegiatar ekspor dari Indonesia.

“Selama ini ekspor hanya dilakukan dari Pelabuhan Tanjung Priok dan selalu mendapatkan komplain dan mengakibatkan turunnya produktivitas,” ungkap Rachmat.

Rachmat mengharapkan dengan adanya Pelabuhan Patimban dapat bersinergi dengan Pelabuhan Tanjung Priok sehingga bias memberikan dampak positif terhadap penurunan biaya logistik. (ATN)

Tags: Asia TradeKerjama Indonesia-JepangPelabuhan Patimban
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.