• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Moldova dan Georgia Resmi Ajukan Permohonan Gabung Uni Eropa

by Redaksi Asiatoday
March 4, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Moldova dan Georgia Resmi Ajukan Permohonan Gabung Uni Eropa

Presiden Moldova Maia Sandu (tengah), PM Natalia Gavrilita (kanan) dan Ketua Parlemen Igor Grosu usai menandatangani permohonan resmi Moldova untuk bergabung dengan Uni Eropa (UE). Foto Twitter

ASIATODAY.ID, CHISINAU – Moldova dan Georgia secara resmi telah mengajukan permohonan untuk bergabung menjadi anggota Uni Eropa (UE), sepekan setelah Rusia melancarkan agresi militer ke Ukraina.

Invasi Rusia ke Ukraina telah memicu kekhawatiran di antara negara-negara bekas Soviet bahwa mereka mungkin menjadi sasara invasi yang berikutnya.

Pengumuman itu muncul setelah Parlemen Eropa menyatakan dukungan untuk langkah serupa oleh Kiev.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Presiden Moldova Maia Sandu mengatakan bahwa ia telah menandatangani “permintaan untuk bergabung dengan Uni Eropa”. Permohonan akan dikirim ke Brussel dalam beberapa hari mendatang.

“Kami ingin hidup damai, sejahtera, menjadi bagian dari dunia yang bebas. Sementara beberapa keputusan membutuhkan waktu, yang lain harus dibuat dengan cepat dan tegas, dan memanfaatkan peluang yang datang dengan dunia yang terus berubah,” katanya, sebagaimana dilaporkan Al Jazeera, Kamis (3/3/2022).

Sandu, perdana menteri dan ketua parlemen semuanya menandatangani dokumen tersebut selama pengarahan di ibukota, Chisinau, tempat politisi pro-Rusia dan pro-Uni Eropa telah bersaing untuk mendapatkan kendali sejak Moldova memenangkan kemerdekaan dari Uni Soviet pada tahun 1991.

Menteri Luar Negeri Nicu Popescu memuji pengumuman itu sebagai “hari yang akan dibanggakan oleh generasi mendatang, itu adalah saat negara kita telah berlabuh secara permanen di ruang Eropa”.

Moldova, salah satu negara termiskin di benua itu, menandatangani perjanjian asosiasi dengan UE pada tahun 2014, yang bertujuan untuk menyelaraskannya dengan standar politik dan ekonomi serikat pekerja. Namun, belum mendapat jaminan keanggotaan.

Rekan bekas republik Soviet Georgia juga secara resmi melamar keanggotaan blok tersebut pada hari Kamis.

“Sejarah telah menganggap pilihan Eropa dari orang-orang Georgia sebagai tujuan strategisnya,” kata Perdana Menteri Irakli Garibashvili setelah menandatangani surat lamaran.

Tahun lalu, Georgia telah mengumumkan niatnya untuk mengajukan keanggotaan UE pada tahun 2024.

Upaya dari negara-negara bekas Soviet untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan Barat telah lama membuat marah Rusia. Moskow sangat menentang ekspansi UE dan NATO ke timur, yang dilihatnya sebagai ancaman langsung terhadap keamanan Rusia.

Barat telah menyatakan keprihatinan bahwa Moldova dan Georgia berisiko menjadi target yang mungkin bagi Kremlin setelah Ukraina.

“Kami mendukung Moldova dan Georgia untuk mempertahankan kedaulatan dan keamanan mereka,” kata Presiden Prancis Emmanuel Macron pekan lalu.

Sementara Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian mengatakan Prancis “khawatir” tentang kemungkinan serangan militer Rusia terhadap negara-negara bekas Soviet.

Proses aksesi ke UE diperkirakan akan panjang dan melibatkan reformasi skala besar, asalkan negara-negara tersebut memenangkan status kandidat. (ATN)

Tags: GeorgiaMoldovaUni Eropa
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.