• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 21, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Balas Sanksi Barat, Rusia akan Nasionalisasi Aset Perusahaan Asing

by Redaksi Asiatoday
March 6, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Sanksi Balasan, Rusia Tutup Jalur Penerbangan dari 36 Negara

Negeri Rusia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Rusia Siap mengambil langkah balasan atas serangkaian sanksi ekonomi negara-negara Barat terhadap negeri itu.

Wakil Ketua Dewan Keamanan dan juga Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengungkapkan berencana melakukan nasionalisasi aset-aset miliki perusahaan asing.

Menurut Dmitry, langkah itu akan menargetkan sejumlah unit bisnis milik perusahaan asing yang berada di wilayah yang rentan terkena serangan.

RelatedPosts

Indonesia Becomes ASEAN’s Top Rice Producer, Ranks Fourth Globally, FAO Says

UNHCR Commends Indonesia’s Commitment to Protecting Refugees

Jakarta Breaks Into World’s Top 53 Cities of 2026, Outranking Washington DC and Abu Dhabi

Tindakan itu sebagai balasan atas aksi penyitaan aset milik warga Rusia dan perusahaan Rusia di luar negeri.

“Sanksi Barat tidak akan mengubah apa pun. Sebagai informasi, saya dan keluarga tidak memiliki rekening bank atau properti di luar negeri,” jelas Medvedev.

Sebelumnya, kelompok negara-negara yang tergabung dalam G7 menyatakan akan membentuk satuan tugas yang fokus untuk membekukan dan menyita aset elite milik Rusia.

Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen menegaskan langkah ini bertujuan untuk memberi tekanan terhadap Rusia, menyusul agresi militer ke Ukraina.

“Langkah itu akan menghadirkan rasa sakit bagi keuangan para individu yang kuat (secara finansial) di lingkungan sekitar (Presiden) Vladimir Putin, dan menegaskan bahwa tidak ada seorang pun yang berada di luar jangkauan kita,” kata Yellen dalam sebuah pernyataan pada pertemuan virtual kepala keuangan G7, Rabu (2/3/2022). (Reuters)

Tags: Rusia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Becomes ASEAN’s Top Rice Producer, Ranks Fourth Globally, FAO Says
  • Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution
  • UNHCR Commends Indonesia’s Commitment to Protecting Refugees
  • Putin Calls for National Currency Settlements at Asian Leaders’ Summit
  • Jakarta Breaks Into World’s Top 53 Cities of 2026, Outranking Washington DC and Abu Dhabi
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.