• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Vale Siap Pasok Nikel untuk Kebutuhan  Kendaraan Listrik Tesla

by Redaksi Asiatoday
May 7, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Vale Siap Pasok Nikel untuk Kebutuhan  Kendaraan Listrik Tesla

Tambang nikel Vale di Long Harbor. Ist

ASIATODAY.ID, SAO PAULO – Raksasa tambang asal Brasil, Vale SA mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya telah menandatangani kesepakatan jangka panjang dengan Tesla Inc untuk memasok nikel kepada pembuat kendaraan listrik yang berbasis di Amerika Serikat (AS) dari operasinya di Kanada.

Vale tidak memberikan perincian keuangan tentang kesepakatan itu dan tidak mengatakan berapa lama itu akan berlangsung.

Penambang Brasil itu mengatakan dalam pengajuan sekuritas bahwa perjanjian tersebut melibatkan penyediaan Tesla dengan nikel Kelas 1 rendah karbon dan sejalan dengan strateginya untuk meningkatkan eksposurnya ke industri kendaraan listrik.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Vale mengatakan pihaknya menargetkan antara 30% dan 40% dari penjualan nikel Kelas 1 untuk masuk ke sektor yang sedang tumbuh cepat itu, tanpa merinci berapa banyak yang akan diwakili dalam hal volume.

Menurut laporan kinerja kuartal pertama Vale, total penjualan perusahaan mencapai 20.000 ton nikel Kelas Atas 1 pada periode tersebut. Sebanyak 1.300 ton di antaranya ke industri kendaraan listrik.

Perdana Menteri Kanada Newfoundland dan Labrador Andrew Furey mengatakan di Twitter kesepakatan itu akan mencakup nikel yang diproduksi oleh Vale di pabrik Long Harbour, yang terletak di provinsi tersebut.

“Selamat kepada Vale atas penandatanganan kesepakatan signifikan ini dengan Tesla untuk memasok nikel yang dibutuhkan perusahaan untuk membuat baterai untuk kendaraan listrik,” kata Furey seperti dikutip Reuters, Sabtu (7/5/2022).

Menurut Vale, nikel yang diproduksi di fasilitas Long Harbor memiliki jejak karbon sebesar 4,4 ton setara CO2 untuk setiap ton nikel, yang sebelumnya diklaim sekitar sepertiga rata-rata Nikel Institute untuk nikel Kelas 1.

Vale mengatakan di situs webnya bahwa jejak karbon seperti itu menjadikannya “pemasok pilihan untuk industri kendaraan listrik”. (ATN)

Tags: NikelPT ValeTesla
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.