• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Misi Biden di KTT ASEAN-AS: Redam Pengaruh China di Indo-Pasifik

by Redaksi Asiatoday
May 12, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Biden: AS akan Mendukung ASEAN untuk Cegah Ancaman China

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden saat mengikuti KTT ASEAN-Amerika Serikat (US-ASEAN Summit), Rabu (27/10/2021). Dok Potus

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) mengusung misi khusus dalam KTT ASEAN-AS di Washington, pada Kamis (11/5/2022) dan Jumat (12/5/2022).

Menurut para analis, AS akan menunjukkan kepada para pemimpin negara ASEAN bahwa Indo-Pasifik dan tantangan China tetap menjadi fokus pemerintahan Joe Biden meskipun ada krisis Ukraina.

Koordinator Indo-Pasifik Pemerintah Joe Biden, Kurt Campbell berbicara di sebuah forum think tank pada Rabu (11/5/2022) tentang pengertian yang mendalam dalam pemerintahan Biden tentang perlunya untuk tidak terganggu dari Indo-Pasifik.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Ia mengatakan akan berusaha untuk meningkatkan investasi dan keterlibatan AS di negara-negara ASEAN.

Campbell juga mengatakan, bahwa China, Myanmar, Taiwan dan Ukraina akan menjadi salah satu isu yang dibahas.

“Kami percaya sangat penting bagi negara-negara lain untuk menggarisbawahi secara publik dan pribadi bahwa apa yang telah terjadi di Ukraina tidak boleh terjadi di Asia,” katanya, merujuk pada ancaman China untuk merebut kembali Taiwan dengan paksa jika perlu.

Campbell mengakui kritik bahwa keterlibatan AS dengan ASEAN telah berkurang di banyak bidang penting.

“Kami harus mengirim sinyal bahwa Amerika Serikat akan menjadi mitra tetap, dan bahwa kepentingan strategis kami mendorong kami dan mengarahkan kami untuk memainkan peran yang lebih besar dari waktu ke waktu,” katanya sebagaimana dilaporkan CNA, Kamis (12/5/2022).

Sebelumnya Campbell mengatakan akan ada diskusi substansial dengan ASEAN mengenai teknologi, pendidikan, infrastruktur.

Ia juga menyatakan bahwa Washington akan segera mengumumkan rencana untuk memerangi penangkapan ikan ilegal di Pasifik dengan lebih baik.

Kate Rebholz, penjabat duta besar AS untuk ASEAN mengatakan KTT itu akan membawa pernyataan visi AS-ASEAN yang ambisius dan berwawasan ke depan hingga ada inisiatif baru.

Itu termasuk kemitraan di bidang kesehatan masyarakat, iklim, dan pertumbuhan ekonomi.

Bahkan jika KTT sebagian besar simbolis dan tidak ada kemajuan dramatis yang diharapkan, para analis dan diplomat mengatakan bahwa fakta itu terjadi bertujuan untuk menunjukkan bahwa China tetap menjadi tantangan kebijakan luar negeri jangka panjang AS, terlepas dari tindakan Rusia di Ukraina.

Mereka mengatakan kemungkinan akan meningkatkan kemitraan strategis AS-ASEAN saat ini dengan menambahkan sebuah kata untuk menjadikannya kemitraan strategis komprehensif, yang sejalan dengan deskripsi hubungan ASEAN dengan Australia dan China.

“Pertemuan itu adalah pesan bahwa AS sebenarnya mampu berjalan dan mengunyah permen karet pada saat yang sama, dan tidak terganggu,” kata Bilahari Kausikan, mantan sekretaris tetap kementerian luar negeri Singapura. (ATN)

 

Tags: Indo PasifikKTT ASEAN-Amerika Serikat
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.