• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Jet Tempur China Cegat Pesawat Pengintai Australia di Laut China Selatan

by Redaksi Asiatoday
June 5, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Jet Tempur China Cegat Pesawat Pengintai Australia di Laut China Selatan

Pesawat tempur J-16 China. Dok PLA

ASIATODAY.ID, CANBERRA – Pesawat jet tempur China mencegat sebuah pesawat pengintai Angkatan Udara Australia di wilayah Laut China Selatan (LCS) pada Mei.

Departemen Pertahanan Australia pada Minggu (5/6/2022) mengatakan, pesawat pengintai maritim P-8 RAAF dicegat oleh pesawat tempur J-16 China selama aktivitas pengawasan maritim rutin di wilayah udara internasional di kawasan Laut China Selatan pada 26 Mei.

“Pencegatan itu menghasilkan manuver berbahaya yang menimbulkan ancaman keselamatan bagi pesawat P-8 dan awaknya,” demikian pernyataan Departemen Pertahanan Australia.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Departemen Pertahanan mengatakan, pemerintah Australia telah menyampaikan keprihatinannya tentang insiden itu kepada pemerintah China.

Kedutaan China di Australia tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait insiden tersebut.

Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles mengatakan, jet China terbang sangat dekat di depan pesawat RAAF dan melepaskan seikat sekam yang berisi potongan-potongan kecil aluminium yang tertelan ke dalam mesin pesawat Australia.

“Jelas ini sangat berbahaya,” kata Marles kepada televisi ABC.

Australia sebelumnya menyatakan bahwa, klaim China di sekitar pulau-pulau yang diperebutkan di Laut China Selatan tidak sesuai dengan hukum internasional.

Departemen Pertahanan selama beberapa dekade telah melakukan pengawasan maritim di kawasan itu sesuai dengan hukum internasional, termasuk melaksanakan hak atas kebebasan navigasi dan penerbangan di perairan dan wilayah udara internasional.

Hubungan antara Australia dan China baru-baru ini tegang karena pengaruh Beijing yang berkembang di Pasifik, terutama setelah China mencari kesepakatan keamanan regional dengan negara-negara Kepulauan Pasifik.

Selain itu, pada Mei sebuah kapal intelijen China berhasil dilacak di lepas pantai barat Australia dalam jarak 50 mil laut dari fasilitas pertahanan sensitif.

Fasilitas pertahanan itu digunakan oleh kapal selam Australia, Amerika Serikat, dan sekutu.

Pada Februari, China dan Australia saling bertikai. Ketika itu, Australia mengatakan salah satu pesawat patroli maritimnya mendeteksi laser yang diarahkan padanya dari kapal Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China. (ATN)

Tags: Indo PasifikLaut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.