• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Dikaitkan dalam Kasus Pembunuhan Shinzo Abe, Beijing Angkat Bicara

by Redaksi Asiatoday
July 9, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
China Dikaitkan dalam Kasus Pembunuhan Shinzo Abe, Beijing Angkat Bicara

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Zhao Lijian. Dok

ASIATODAY.ID, BEIJING – Pembunuhan mantan Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe, mulai dikaitkan dengan berbagai hal, salah satunya terkait relasi buruk antara China dan Jepang.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Zhao Lijian langsung angkat bicara.

Ia meminta tragedi pembunuhan Shinzo Abe tidak dikaitkan dengan hubungan China dan Jepang.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Insiden tak terduga ini seharusnya tidak dikaitkan dengan hubungan China-Jepang,” katanya di Beijing, Jumat (8/7/2022).

Ia menyampaikan hal itu menanggapi pernyataan wartawan bahwa beberapa warganet China mengomentari penembakan terhadap Abe itu yang dikaitkan dengan kesalahannya dalam mengelola relasi Jepang dengan China.

“Saya tidak akan menanggapi komentar yang diunggah secara daring,” kata Zhao dalam pengarahan pers rutin itu.

Menurut dia, Abe justru berkontribusi positif dalam meningkatkan hubungan China dengan Jepang.

“Kami sangat berduka dan menyampaikan simpati kepada keluarga mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe,” ucapnya.

Abe yang melepaskan jabatan PM Jepang pada 2020 ditembak saat berkampanye untuk pemilihan parlemen di Kota Nara, Jepang, pada Jumat. Akibat tembakan tersebut Abe tersungkur dan tak sadarkan hingga dilarikan ke rumah sakit.

Setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama beberapa jam, Abe akhirnya menghembuskan napas terakhirnya dalam usia yang ke-67 tahun.

Meskipun sudah tidak lagi menjabat PM, Abe sering kali menyuarakan dukungannya terhadap Taiwan yang membuat China berang.

“Situasi darurat seperti apa pun di Taiwan akan berarti situasi darurat juga bagi Tokyo,” kata Abe.

Presiden Taiwan Tsai Ing Wen merasa berduka atas peristiwa pembunuhan Abe itu.

“Tidak hanya komunitas internasional yang merasa kehilangan pemimpin penting, melainkan juga Taiwan kehilangan seorang sahabat dekat dan penting,” kata Tsai. (ANT)

Tags: Shinzo Abe
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.