• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Era Baru Sri Lanka, Demonstran Diusir Paksa Keluar dari Kantor Kepresidenan

by Redaksi Asiatoday
July 24, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Era Baru Sri Lanka, Demonstran Diusir Paksa Keluar dari Kantor Kepresidenan

Kantor Kepresidenan Sri Lanka. Ist

ASIATODAY.ID, KOLOMBO – Negeri Sri Lanka kini memulai era baru.

Setelah sempat dikuasai oleh demonstran, kantor kepresidenan Sri Lanka akan dibuka kembali pada Senin (25/7/2022).

Pembukaan kantor ini dilakukan setelah demonstran anti-pemerintah diusir keluar sebagai tindakan keras militer yang memicu kecaman internasional.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Pasukan Sri Lanka bersenjatakan tongkat dan senjata otomatis membersihkan kantor sekretariat presiden dalam sebuah operasi sebelum matahari terbit.

Operasi pembersihan gedung kepresidenan dilakukan atas perintah presiden baru Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe.

Setidaknya 48 orang terluka dan sembilan ditangkap dalam operasi tersebut, di mana pasukan keamanan merobohkan tenda yang telah didirikan pengunjuk rasa di luar kompleks sejak April lalu.

“Kantor siap dibuka kembali mulai Senin,” kata seorang pejabat polisi, dilansir dari CNA, Minggu (24/7/2022).

“Pengepungan sekretariat, yang berlangsung sejak 9 Mei, kini telah dicabut,” lanjut dia.

Kemarahan publik atas krisis ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Sri Lanka membuat pengunjuk rasa menyerbu dan menduduki gedung kepresidenan sejak awal Juli.

Tentara terpaksa menyelamatkan presiden saat itu, Gotabaya Rajapaksa, dari kediaman terdekatnya di hari yang sama. Rajapaksa melarikan diri ke Maladewa dan Singapura, kemudian mengundurkan diri.

Pemerintah Barat, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan kelompok hak asasi manusia mengutuk Wickremesinghe karena menggunakan kekerasan terhadap pengunjuk rasa tak bersenjata yang telah mengumumkan niat mereka untuk mengosongkan situs tersebut pada Jumat lalu.

Juru bicara polisi Nihal Talduwa mengatakan bahwa pengunjuk rasa bebas untuk melanjutkan demonstrasi mereka di tempat yang ditentukan di dekat kantor kepresidenan.

“Mereka dapat tetap berada di lokasi protes resmi. Pemerintah bahkan mungkin membuka beberapa tempat lagi untuk para demonstran di kota itu,” kata Talduwa.

Operasi militer untuk membersihkan gedung sekretariat dan sekitarnya terjadi kurang dari 24 jam setelah Wickremesinghe dilantik dan tepat sebelum Kabinet baru diangkat.

Wickremesinghe dipilih oleh legislator pada Rabu kemarin untuk menggantikan Rajapaksa.

Terpilihnya Wickremesinghe disambut kekesalan sebagian masyarakat, yang memandangnya sebagai sekutu dekat klan Rajapaksa. (ATN)

Tags: Sri Lanka
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.