• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

KRISIS PROPERTI: Perbankan di China Terancam Rugi Rp5.502 Triliun

by Redaksi Asiatoday
August 1, 2022
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
KRISIS PROPERTI: Perbankan di China Terancam Rugi Rp5.502 Triliun 1

Properti di China. Dok

ASIATODAY.ID, BEIJING – Industri perbankan di China berpotensi mengalami kerugian hingga 2,4 triliun yuan atau setara Rp5.502 triliun akibat krisis properti dalam skenario terburuk karena kepercayaan jatuh di industri ini.

Laporan Bloomberg pada Senin (1/8/2022), krisis properti China menyebabkan pembangunan properti macet dan memicu aksi boikot pembayaran Kredit Perumahan Rakyat (KPR) di lebih dari 90 kota serta peringatan risiko sistemik yang lebih luas.

Pertanyaan besarnya sekarang bukanlah apakah krisis akan terjadi, tetapi seberapa besar krisis properti itu akan menghancurkan sistem perbankan China yang bernilai US$56 triliun tersebut.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Dalam skenario terburuk, S&P Global Ratings memperkirakan bahwa 2,4 triliun yuan (US$350 miliar), atau 6,4 persen nilai kredit perumahan berisiko. Sementara itu, Deutsche Bank AG memperingatkan bahwa sedikitnya 7 persen dari pinjaman KPR berada dalam bahaya.

Sejauh ini, bank-bank yang terdaftar telah melaporkan tunggakan pembayaran KPR hanya mencapai 2,1 miliar yuan yang terkena dampak langsung oleh boikot.

Profesor keuangan Universityu of Hong Kong Business School, Zhiwu Chen mengatakan sektor perbankan kini bagai memakan buah simalakama. Jika bank tidak membantu pengembang, mereka akan mengalami kerugian yang lebih besar.

“Jika mereka melakukannya [membantu pengembang], itu tentu saja akan membuat pemerintah senang, tetapi mereka menambahkan lebih banyak eksposur mereka ke proyek-proyek real estat yang tertunda,” ungkap Chen seperti dikutip Bloomberg, Senin (1/8/2022).

Setelah diguncang oleh hambatan dari pertumbuhan ekonomi yang melambat, pandemi Covid-19 dan rekor pengangguran kaum muda yang tinggi, Beijing menempatkan stabilitas keuangan dan sosial sebagai prioritas utama. Upaya yang telah dipertimbangkan sejauh ini termasuk masa tenggang pembayaran KPR dan lembaga pendanaan dana yang didukung bank sentral untuk memberikan dukungan keuangan kepada pengembang.

Di sisi lain, bank diharapkan untuk memainkan peran aktif dalam bailout negara bersama. Eksposur bank-bank China ke sektor properti berada di atas industri lainnya.

People’s Bank of China mencatat total outstanding KPR mencapai 39 triliun yuan, sedangkan pinjaman untuk pengembang properti mencapai 13 triliun yuan per akhir Maret.

Pasar real estat adalah “fondasi utama” untuk stabilitas keuangan di China. Demikian dikatakan Direktur pelaksana Teneo Holdings Gabriel Wildau dalam sebuah catatan bulan ini. (ATN)

Tags: Asia PropertyChina PropertiyIndustri Property
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.