• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

BENCANA IKLIM: Lebih 600 Orang Tewas di Nigeria akibat Banjir

by Redaksi Asiatoday
October 17, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
BENCANA IKLIM: Lebih 600 Orang Tewas di Nigeria akibat Banjir

Bencana banjir di Nigeria Foto: NEMA

ASIATODAY.ID, LAGOS – Bencana iklim melanda negeri Nigeria. Lebih dari 600 orang tewas dalam banjir terburuk dalam satu dekade terakhir di negeri itu. Jumlah korban terbaru ini dirilis otoritas setempat pada Minggu, 16 Oktober 2022.

Bencana banjir parah tersebut juga memaksa lebih dari 1,3 juta penduduk Nigeria mengungsi dari rumah mereka masing-masing.

“Sayangnya, lebih dari 603 nyawa telah melayang pada hari ini, 16 Oktober,” kata Menteri Urusan Kemanusiaan Nigeria Sadiya Umar Farouq, sebagaimana dilaporkan AFP, Senin (17/10/2022).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Sebelumnya, angka kematian akibat banjir di Nigeria mencapai 500. Namun, angka korban meningkat di saat operasi pencarian menemukan lebih banyak korban jiwa.

“Banjir juga menghancurkan lebih dari 82.000 rumah dan hampir 110.000 hektare lahan pertanian, ” lanjut Umar Farouq.

Musim hujan di Nigeria biasanya dimulai sekitar bulan Juni. Dua bulan setelahnya, yaitu pada Agutus, intensita guyuran hujan di Nigeria menjadi sangat tinggi, menurut catatan Badan Penanggulangan Darurat Nasional Nigeria (NEMA).

Pada 2012, sebanyak 363 orang meninggal dan lebih dari 2,1 juta lainnya mengungsi akibat banjir di Nigeria. Berada di Afrika Sub-Sahara, Nigeria merupakan salah satu negara yang terkena dampak buruk perubahan iklim.

Nigeria dilanda krisis iklim, Nigeria juga sedang berjuang menghadapi masalah ekonomi yang turut terkena imbas dari perang Rusia-Ukraina.

Produsen beras di Nigeria telah memperingatkan bahwa banjir dapat berdampak pada harga pangan. Nigeria, negara berpenduduk sekitar 200 juta jiwa, masih melarang impor beras demi merangsang produksi lokal.

Program Pangan Dunia (WFP) dan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) bulan lalu mengatakan, Nigeria termasuk di antara enam negara yang menghadapi risiko kelaparan tingkat tinggi. (ATN)

Tags: Bencana iklimKrisis IklimNigeria
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.