• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Siap Jadi Produsen Baterai Kendaraan Listrik di 2028

by Redaksi Asiatoday
October 30, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Investasi USD48 Miliar, Eropa Pacu Produksi Baterai Mobil Listrik

Baterai Mobil Listrik. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia kian memantapkan langkah sebagai pemain global dalam industri baterai kendaraan listrik.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan mengusung target ambisus agar Indonesia bisa menjadi produsen baterai untuk kendaraan listrik pada 2028.

Rencananya, pada kuartal II-2024, produksi baterai litium itu akan segera dimulai.

RelatedPosts

AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026

Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth

Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test

“Sekarang untuk lithium battery kita berharap bisa produksi nanti pada kuartal II-2024. Kalau semua berjalan sesuai rencana, kita bisa jadi negara penghasil baterai kedua di dunia pada tahun 2028,” kata Luhut dalam acara Road to G20 bersama Himpuni, pekan lalu.

Nantinya, wilayah yang akan menjadi basis pengembangan industri baterai adalah Kalimantan Utara, sebab daerah itu akan menjadi kawasan industri hijau yang bisa memproduksi baterai untuk kebutuhan tiga juta mobil.

“Di Kawasan Industri Kalimantan Utara itu kita akan bangun untuk bisa produksi baterai tiga juta kendaraan. Semua ini sedang berjalan,” jelasnya.

Menurut Luhut, mulai 2023 pemerintah telah meminta Hyundai, produsen kendaraan listrik untuk semakin masif memproduksi dan menyiapkan kendaraan-kendaraan listrik untuk kebutuhan Indonesia.

“Kami juga terus mendorong Hyundai yang akan memproduksi 12 ribu mobil di sini tahun depan, jauh lebih besar dari yang kita butuhkan,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Industri Baterai
No Result
View All Result

Terbaru

  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.