• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Miris, Sungai Bengawan Solo Tercemar Limbah Pabrik dan Alkohol

by Redaksi Asiatoday
September 18, 2019
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Miris, Sungai Bengawan Solo Tercemar Limbah Pabrik dan Alkohol

ASIATODAY.ID, SOLO – Sungai Bengawan Solo mengalami pencemaran parah di beberapa titik. Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mencatat, pada 2019 ini merupakan pencemaran paling terparah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Fenomena pencemaran sungai sebenarnya setiap tahun terjadi. Tapi tahun ini paling parah,” kata Kabid Operasi dan Pemeliharaan BBWSBS, Wahyu Kusumastuti, saat dihubungi, Rabu (18/9/2019).

Menurut Wahyu, limbah membuat air Bengawan Solo menjadi hitam pekat saat musim kemarau. Akibatnya, debit air yang semakin berkurang, sementara limbah terus dibuang di sungai.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Miris, Sungai Bengawan Solo Tercemar Limbah Pabrik dan Alkohol 1
Sungai Bengawan Solo berwarna hitam. Ist

“Tahun ini kebetulan musim kemaraunya agak panjang dan kering. Jadi debit airnya sedikit,” jelasnya.

Wahyu mengungkapkan, 27 persen aliran sungai Bengawan Solo mengalami pencemaran berat. Sisanya pencemaran ringan dan sebagian tidak tercemar.

Dia mengatakan BBWSBS hanya memiliki fungsi monitor dan evaluasi. Sedangkan untuk teknis penindakan akan dilakukan pemerintah daerah.

“Kami hanya memonitor aliran Bengawan Solo di 28 titik, mana saja yang tercemar. Setelah itu kami sampaikan kepada pihak-pihak terkait,” imbuhnya.

Adapun beberapa titik yang terpantau mengalami pencemaran ialah di Blora. Diduga pencemaran terjadi karena pabrik-pabrik membuang limbah ke sungai.

Di Solo juga demikian, air sungai tercemar alkohol yang diduga dari limbah industri etanol di Sukoharjo. Hal ini menyebabkan Perumda Air Minum Solo sempat menyetop operasi salah satu instalasi pengolahan air selama dua hari. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: DAS CitarumKonservasi SungaiSungai Bengawan SoloSungai Tercemar
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.