• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Perusahaan Jepang Makin Banyak Ekspansi di Singapura

by Redaksi Asiatoday
December 24, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Singapura Sepakati Perjanjian Perdagangan Bebas dengan Aliansi Pasifik

Pelabuhan ekspor dan impor Singapura. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Singapura menjadi pilihan favorit perusahaan-perusahaan jepang untuk ekspansi.

Pasalnya, lebih dari 90 persen perusahaan Jepang akan mempertahankan operasi bisnis mereka di Singapura bahkan memiliki rencana untuk memperluas operasi mereka di negara tersebut.

Hal ini terungkap dari laporan Japan External Trade Organisation (Jetro) yang melakukan survei tahunan tentang kondisi bisnis perusahaan Jepang di kawasan Asia Pasifik, Kamis (23/12/2022).

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Menurut survei, 44,6 persen perusahaan Jepang di Singapura merencanakan melakukan ekspansi bisnis ke Singapura dan sebesar 52,6 persen perusahaan Jepang akan terus mempertahankan perusahaannya untuk terus operasi di Singapura.

Selain itu, perusahaan Jepang pun berencana memperluas bisnis mereka ke beberapa kandidat negara lainnya, seperti India (72,5 persen), Bangladesh (71,6 persen) dan Vietnam (60 persen).

Namun, dengan semakin banyak perusahaan Jepang yang berekspansi ke Singapura, mengundang kekhawatiran bagi para pebisnis soal kenaikan upah (70,9 persen). Disusul sebanyak 69 persen mengkhawatirkan kenaikan biaya pengadaan.

Beberapa kekhawatiran lainnya juga muncul terkait fluktuasi nilai tukar, pertumbuhan pangsa pasar pesaing, dan kesulitan mendapatkan klien baru.

Menariknya, meski upah diprediksi akan mengalami kenaikan, tapi sebanyak 39 persen perusahaan yang disurvei di Singapura mengatakan mereka akan tetap menambah jumlah karyawan lokal dalam satu hingga dua tahun ke depan.

Operasi bisnis sadar lingkungan telah menjadi lebih penting bagi perusahaan, dengan 46,4 persen perusahaan Jepang di Singapura telah melakukan upaya dekarbonisasi dan 26,4 persen berencana melakukan hal yang sama.

Survei yang telah berlangsung sejak 1987 itu dilakukan sejak 22 Agustus hingga 21 September 2022, dengan tanggapan valid dari 4.392 perusahaan. Dari perusahaan-perusahaan ini, 404 perusahaan berasal dari Singapura. (Straites Times)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Asia Business
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.