• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Balas Kebijakan Pembatasan Covid-19 Korsel dan Jepang

by Redaksi Asiatoday
January 11, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pidato Menhan Prabowo di Forum IISS Bangkitkan Memori Konferensi Asia Afrika

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA), Wang Wenbin. Dok

ASIATODAY.ID, BEIJING – China mulai membalas kebijakan pembatasan Covid-19 yang dilakukan Korea Selatan (Korsel) dan Jepang kepada wisatawannya, di saat Beijing mulai membuka perbatasan setelah ditutup selama tiga tahun.

Kedutaan Besar China pada Selasa (10/1/2023) di Seoul mengatakan, telah menangguhkan penerbitan visa jangka pendek untuk pelancong dari Korsel. Kantor berita Kyodo Jepang melaporkan bahwa Beijing telah memberlakukan tindakan serupa terhadap Jepang.

Kementerian luar negeri China juga meminta negara-negara terkait untuk mendasarkan tindakan pencegahan Covid-19 mereka pada fakta dan sains.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Langkah-langkah pencegahan Covid-19 tidak boleh diskriminatif, dan tidak memengaruhi pertukaran orang-ke-orang yang normal antara dua negara, kata juru bicara kementerian luar negeri China Wang Wenbin dalam sebuah pengarahan.

China membuka kembali perbatasannya pada hari Minggu, menghapus pembatasan besar terakhir yang merupakan bagian dari rezim “nol-Covid” yang tiba-tiba mulai dibongkar pada awal Desember setelah protes bersejarah terhadap pembatasan tersebut.

Penguncian (lockdown) yang sering dilakukan, diikuti pengujian tanpa henti, dan berbagai pembatasan pergerakan lainnya sejak awal 2020 telah membawa ekonomi terbesar kedua di dunia itu ke salah satu tingkat pertumbuhan paling lambat dalam hampir setengah abad dan menyebabkan tekanan yang meluas.

China mungkin memerlukan waktu hingga pertengahan 2023 untuk melakukan bisnis seperti biasa setelah melonggarkan pembatasan perbatasan

China telah berhenti menerbitkan penghitungan infeksi harian Covid-19, dan telah melaporkan lebih sedikit kematian sehari sejak kebijakan mencabut pembatasan yang telah mengundang kritik dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Amerika Serikat, Korsel, Prancis, dan lainnya merespons dengan persyaratan tes negatif untuk pelancong China.

Meskipun Beijing juga menuntut hasil tes Covid-19 negatif dari siapa pun yang mendarat di China, para pejabat pekan lalu mengancam akan melakukan pembalasan terhadap negara-negara yang mewajibkan tes untuk orang-orang yang datang dari negaranya.

Kedutaan Besar China di Seoul mengatakan di akun WeChat resminya akan menyesuaikan aturan visa terbarunya dengan tunduk pada pencabutan “pembatasan masuk diskriminatif” Korea Selatan terhadap China.

China juga mengatakan kepada agen perjalanan bahwa pihaknya telah berhenti mengeluarkan visa baru di Jepang untuk perjalanan ke China, lapor kantor berita Kyodo, mengutip berbagai sumber di industri perjalanan.

Menurut Kyodo , sebuah biro perjalanan di Tokyo menyatakan tidak bisa mengajukan hampir semua jenis visa Tiongkok setelah menerima pemberitahuan tersebut.

Reservasi untuk prosedur visa melalui situs web Pusat Layanan Aplikasi Visa China juga tidak tersedia pada hari Selasa, kata outlet berita tersebut. (Reuters)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: ChinaCOVID-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.