• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kamboja Pakai Dana Utang China untuk Bangun Jalan Nasional

by Redaksi Asiatoday
January 11, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kamboja Pakai Dana Utang China untuk Bangun Jalan Nasional

Proyek perluasan dan peningkatan Jalan Nasional No.7 di Kamboja. Foto tangkapan layar

ASIATODAY.ID, PHNOM PENH – Kamboja resmi memulai proyek perluasan dan peningkatan Jalan Nasional No.7 guna mengatasi peningkatan arus lalu lintas dan transportasi kargo.

Jalan tersebut dibangun oleh China Road and Bridge Corporation dengan dana pinjaman dari China.

Jalan sepanjang 45,48 km tersebut, yang membentang dari bundaran Pasar Skun ke bundaran Jembatan Kizuna di Kota Kampong Cham, akan ditingkatkan dan diperluas dari dua lajur menjadi empat lajur.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Penduduk setempat berharap peningkatan jalan itu akan membawa lebih banyak kemudahan bagi kehidupan sehari-hari mereka.

“Saya berharap ketika jalan ini dibangun, bepergian dan mengangkut hasil pertanian akan menjadi mudah,” kata Sorn Sitha, penduduk di sepanjang Jalan Nasional No.7, dikutip Xinhua, pada 7 Januari 2023.

“Saya merasa senang karena ketika jalan diperluas, akan mudah untuk melakukan perjalanan hilir mudik, dan kami dapat mengangkut beras, sayuran, ikan, serta daging dari peternakan ke pasar dengan mudah. Saya ingin berterima kasih kepada China karena mendukung proyek-proyek pembangunan di Kamboja, yang menciptakan lapangan kerja dan mendorong pembangunan Kamboja,”  kata Eng Sokhon, pedagang minuman ringan di sepanjang Jalan Nasional No.7.

Proyek ini diperkirakan akan memakan waktu 40 bulan untuk dirampungkan. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Belt and Road InitiativeChina Road and Bridge CorporationKamboja
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.