• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investasi Rp39 Triliun, BASF dan Eramet Segera Bangun Smelter Nikel di Maluku Utara

by Redaksi Asiatoday
January 18, 2023
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi Rp39 Triliun, BASF dan Eramet Segera Bangun Smelter Nikel di Maluku Utara

Pabrik peleburan (smelter) tambang. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, DAVOS – Dua perusahaan Eropa, Badische Anilin- und Soda-Fabrik (BASF) dan Eramet segera merealisasikan rencana investasi pemurnian nikel di Maluku Utara atau proyek Sonic Bay yang nilai investasinya mencapai 2,4 miliar euro atau setara Rp39,1 triliun (Rp16.706 per Euro).

Chief Executive Officer BASF Martin Brudermüller menyampaikan proses investasi BASF di Indonesia mampu berjalan dengan baik, khususnya dalam hal pengurusan perizinan karena mendapat dukungan dari Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Rencana investasi yang dimaksud ialah pembangunan pabrik pemurnian nikel dengan teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL) yang menghasilkan Mixed Hydroxide Precipitates (MHP) di Kawasan Industri Teluk Weda, Maluku Utara.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Proyek yang diberi nama Sonic Bay itu digarap BASF bersama dengan perusahaan pertambangan dan metalurgi multinasional Prancis, Eramet.

“Kami ingin menyampaikan bahwa kesepakatan kami dengan Eramet sudah pada tahap final, kemungkinan keputusan kami akan diambil pada semester I/2023,” ujarnya dalam pertemuan dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia di Indonesia Pavilion 2023 di Davos, Swiss, Selasa (17/1/2023).

Brudermüller menambahkan nilai investasi yang akan digelontorkan BASF dan Eramet diestimasi sekitar 2,4 miliar euro. Menurutnya, proyek penghiliran itu diperkirakan mampu menciptakan lapangan pekerjaan secara langsung sebanyak 1.000 lapangan pekerjaan.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Kementerian Investasi/BKPM sehingga proses investasi kami berjalan lancar. Kami juga berencana melakukan investasi tindak lanjut.” imbuhnya.

Proyek Sonic Bay diperkirakan akan meraup nilai investasi hingga US$2,2 miliar–US$2,6 miliar dengan kapasitas produksi sebesar 67.000 ton nikel/tahun dan 7.500 ton kobalt/tahun.

Rencana investasi tindak lanjut BASF bertujuan untuk memproduksi MHP menjadi prekursor baterai listrik.

Karena itu, Bahlil mendorong agar rencana BASF untuk berinvestasi pemurnian nikel untuk keperluan pengembangan kendaraan listrik di Maluku Utara dapat segera direalisasikan.

Bahlil menambahkan rencana investasi BASF di Indonesia sejalan dengan proyek prioritas pemerintah terkait dengan penghiliran pertambangan. Rencananya. BASF akan bekerja sama dengan Eramet yang telah memiliki legalitas usaha atas nama PT Eramet Halmahera Nikel.

“Saya mendukung penuh rencana investasi BASF di Indonesia khususnya dalam mendukung pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik. Hal ini sejalan dengan cita-cita pemerintah negara kita yang ingin menjadikan Indonesia sebagai pemain kendaraan listrik kelas dunia,” paparnya.

Dia menyebut pabrik pemurnian nikel BASF nantinya berlokasi di Maluku Utara yang merupakan lokasi sumber bahan baku nikel.

“Kami di Kementerian Investasi/BKPM akan mengawal segala proses investasi BASF dari awal hingga akhir agar proyek ini bisa segera terlaksana” ungkap Bahlil.

BASF merupakan perusahaan multinasional asal Jerman dan produsen kimia terbesar di dunia yang memiliki portofolio bisnis di enam segmen, yakni kimia, material, solusi industrial, surface technologies, solusi nutrisi dan agrikultural. Pada 2021, BASF menghasilkan penjualan senilai 78,6 miliar euro atau sekitar Rp12,8 triliun.

Di Indonesia, BASF telah berinvestasi sejak 1976. Solusi BASF berkontribusi terhadap kesuksesan para pelanggan di Indonesia dalam hampir seluruh industri, termasuk pertanian, pangan, perawatan rumah dan diri, otomotif, cat dan pelapis, serta bahan kimia dasar. BASF Indonesia memiliki pabrik produksi di Cengkareng, Cimanggis dan Merak. Pada 2021, BASF mencatat penjualan sekitar 567 juta euro untuk pelanggan di Indonesia.

Pada 1 Januari 2023, BASF Indonesia menunjuk Christofer Arisandy sebagai Presiden Direktur untuk menggantikan Agus Ciputra yang mengambil peran regional. Christofer Arisandy memiliki 20 tahun pengalaman di industri kimia dan memulai karir di BASF sejak 2003.

“Saya yakin BASF akan semakin memperkuat posisi strategisnya di Indonesia dan akan terus memanfaatkan peluang pertumbuhan domestik dan internasional,” kata Christofer Arisandy. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: BASFErametHilirisasi Nikel
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.