ASIATODAY.ID, YANGON – Myanmar sedang menerapkan proyek percontohan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) selama satu tahun mulai 1 Januari hingga 31 Desember tahun ini setelah mengimpor 40 mobil listrik buatan China bulan lalu.
Sebagai bagian dari proyek percontohan tersebut, sebuah program berbagi pengetahuan tentang EV diadakan di Yangon pada Sabtu (4/2) dan sukses menarik lebih dari 200 peserta.
Acara itu diselenggarakan oleh Komite Utama Tingkat Nasional untuk Pengembangan Kendaraan Listrik dan Bisnis Terkait serta sejumlah organisasi EV terkait.
Pihak komite mengatakan bahwa di bawah proyek percontohan tersebut, 10 mobil BYD e2 yang diimpor dari China akan beroperasi sebagai taksi listrik di Yangon, sementara 10 kendaraan lainnya akan beroperasi sebagai taksi di ibu kota, Nay Pyi Taw.
Demi mendorong sektor EV di negara itu, Myanmar pada Juni tahun lalu membentuk komite tersebut, yang bekerja di bidang impor dan produksi EV di negara itu, serta membangun stasiun pengisian daya untuk mengembangkan sektor EV.
Negara Asia Tenggara itu kemudian memberlakukan tarif nol terhadap mobil listrik impor sejak 2 November tahun lalu hingga 31 Maret tahun ini. (AT Network)
Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News
