• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Sri Lanka Siap Luncurkan Aplikasi Seluler untuk Lindungi Wisatawan

by Redaksi Asiatoday
February 27, 2023
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
Sri Lanka Siap Luncurkan Aplikasi Seluler untuk Lindungi Wisatawan

Orang-orang menikmati pemandangan matahari terbenam di sebuah jembatan di Galle Face Green di Kolombo, Sri Lanka. Dok Xinhua

ASIATODAY.ID, KOLOMBO – Sri Lanka akan meluncurkan sebuah aplikasi seluler mulai 1 Maret mendatang untuk melindungi wisatawan, kata Harin Fernando, menteri pariwisata negara itu, pada Sabtu (25/2).

Dalam pidatonya di sebuah acara di Kolombo, Fernando mengatakan aplikasi ini merupakan salah satu aplikasi seluler terbaik di tingkat regional untuk keamanan wisatawan.

Dia mengatakan aplikasi ini dapat dioperasikan dalam tujuh bahasa.

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

Aplikasi seluler ini akan mencatat semua kendaraan roda tiga, dan kode batang (barcode) akan dipasang di kendaraan tersebut agar dapat dipindai oleh wisatawan mancanegara, tutur sang menteri.

Saat seorang wisatawan melaporkan suatu kejadian dengan memindai barcode, polisi dan petugas pariwisata akan mengambil tindakan, katanya.

Pihak kementerian akan mengoperasikan pusat panggilan yang aktif 24 jam untuk mendukung aplikasi ini, lanjut Fernando.

Polisi juga dapat memantau aplikasi ini dan mengambil langkah yang tepat jika terjadi insiden yang membahayakan atau membuat wisatawan tidak nyaman.

Pariwisata, salah satu sumber devisa utama di Sri Lanka, mengalami kemunduran akibat pandemi COVID-19 serta krisis ekonomi dan politik di negara itu.

Sri Lanka menargetkan sekitar 1,5 juta kunjungan wisatawan pada 2023 dan tiga juta wisatawan pada 2024. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Asia TourismSri Lanka
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.