• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Jerman Siap Kucurkan Miliaran Euro untuk Energi Hijau

by Redaksi Asiatoday
March 10, 2023
in GREEN ENERGY
Reading Time: 1 min read
A A
0
Jerman Siap Kucurkan Miliaran Euro untuk Energi Hijau

Sejumlah turbin angin yang beroperasi di Brandenburg, Jerman. Dok Xinhua

ASIATODAY.ID, BERLIN – Jerman berencana meluncurkan skema subsidi bernilai miliaran euro untuk membantu para pemilik rumah memodernisasi sistem pemanas mereka dan meningkatkan penggunaan sumber energi terbarukan, menurut laporan resmi yang dirilis pada Kamis (9/3).

“Sebagai sebuah negara, kita saat ini mempunyai kesempatan untuk membangun momentum bersama,” kata Robert Habeck, Deputi Kanselir sekaligus Menteri Urusan Ekonomi dan Aksi Iklim Jerman, saat mempresentasikan laporan bertajuk “Renewing prosperity in a climate-neutral way” (Mempertahankan kemakmuran dengan cara yang netral iklim).

Dalam perjalanan menuju target netral iklim per 2045, Jerman berusaha untuk secara bertahap mengalihkan semua sistem pemanas ke sumber energi terbarukan. Per 2024, sistem pemanas yang baru dipasang harus ditenagai oleh energi terbarukan dengan persentase sedikitnya 65 persen, menurut sebuah draf undang-undang baru-baru ini.

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

Skema subsidi baru tersebut akan difokuskan pada rumah tangga berpenghasilan rendah dan menengah.

“Upaya mengganti (sistem pemanas lama) dan netralitas iklim tidak boleh dan tidak akan menjadi masalah sosial,” lanjut Habeck.

Sementara itu, perusahaan industri kecil dan menengah juga akan didukung dalam menjadikan operasional mereka lebih ramah iklim. Menurut laporan tersebut, dana sebesar lebih dari 10 miliar euro (1 euro = Rp16.293) akan dialokasikan untuk tujuan ini saja.

Kebijakan-kebijakan baru tersebut akan membantu Jerman mengurangi ketergantungannya terhadap bahan bakar fosil. Tahun lalu, batu bara masih menjadi sumber energi utama dalam produksi listrik negara itu, mewakili pertumbuhan sebesar 8,4 persen dalam bauran energi Jerman jika dibandingkan dengan tahun 2021, papar Kantor Statistik Federal Jerman (Destatis). (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Green EnergyJerman
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.