• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Jerman Siap Kucurkan Miliaran Euro untuk Energi Hijau

by Redaksi Asiatoday
March 10, 2023
in GREEN ENERGY
Reading Time: 1 min read
A A
0
Jerman Siap Kucurkan Miliaran Euro untuk Energi Hijau

Sejumlah turbin angin yang beroperasi di Brandenburg, Jerman. Dok Xinhua

ASIATODAY.ID, BERLIN – Jerman berencana meluncurkan skema subsidi bernilai miliaran euro untuk membantu para pemilik rumah memodernisasi sistem pemanas mereka dan meningkatkan penggunaan sumber energi terbarukan, menurut laporan resmi yang dirilis pada Kamis (9/3).

“Sebagai sebuah negara, kita saat ini mempunyai kesempatan untuk membangun momentum bersama,” kata Robert Habeck, Deputi Kanselir sekaligus Menteri Urusan Ekonomi dan Aksi Iklim Jerman, saat mempresentasikan laporan bertajuk “Renewing prosperity in a climate-neutral way” (Mempertahankan kemakmuran dengan cara yang netral iklim).

Dalam perjalanan menuju target netral iklim per 2045, Jerman berusaha untuk secara bertahap mengalihkan semua sistem pemanas ke sumber energi terbarukan. Per 2024, sistem pemanas yang baru dipasang harus ditenagai oleh energi terbarukan dengan persentase sedikitnya 65 persen, menurut sebuah draf undang-undang baru-baru ini.

RelatedPosts

Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition

Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports

President Prabowo to Launch CATL-Antam Battery Megaproject in July

Skema subsidi baru tersebut akan difokuskan pada rumah tangga berpenghasilan rendah dan menengah.

“Upaya mengganti (sistem pemanas lama) dan netralitas iklim tidak boleh dan tidak akan menjadi masalah sosial,” lanjut Habeck.

Sementara itu, perusahaan industri kecil dan menengah juga akan didukung dalam menjadikan operasional mereka lebih ramah iklim. Menurut laporan tersebut, dana sebesar lebih dari 10 miliar euro (1 euro = Rp16.293) akan dialokasikan untuk tujuan ini saja.

Kebijakan-kebijakan baru tersebut akan membantu Jerman mengurangi ketergantungannya terhadap bahan bakar fosil. Tahun lalu, batu bara masih menjadi sumber energi utama dalam produksi listrik negara itu, mewakili pertumbuhan sebesar 8,4 persen dalam bauran energi Jerman jika dibandingkan dengan tahun 2021, papar Kantor Statistik Federal Jerman (Destatis). (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Green EnergyJerman
No Result
View All Result

Terbaru

  • UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit
  • BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination
  • IsDB Unites 78 Nations Through $6 Billion in Agreements
  • Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition
  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.