• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 20, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Forum

Indonesia Dukung APEC Melakukan Reformasi Struktural Perdagangan Jasa

by Redaksi Asiatoday
May 24, 2023
in Forum
Reading Time: 2 mins read
A A
0
APEC Fokus Integrasi Ekonomi, Inovasi Digital dan Energi Kawasan Pada 2020

Asia Pacific Economic Cooperation (APEC). ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia mendukung reformasi struktural dalam perdagangan jasa oleh Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC). Reformasi itu untuk meningkatkan kinerja perdagangan di tengah tantangan perekonomian global.

Direktur Perundingan Perdagangan Jasa pada Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Basaria Tiara D Lumban Gaol mengungkapkan hal itu dalam pertemuan APEC Services Competitiveness Roadmap Annual Dialogue 2023, yang dilaksanakan pada Jumat (19/5/2023) di Detroit, Michigan, Amerika Serikat (AS).

“Kami mendukung rencana aksi yang telah diinisiasi oleh APEC melalui reformasi struktural serta kebijakan terkait upaya pemulihan ekonomi dunia. Khususnya, pada masa pascapandemi yang memerlukan peran aktif bersama dalam menggenjot kinerja perekonomian dunia,” ujar Tiara melalui keterangan di Jakarta, Rabu (24/5/2023).

RelatedPosts

Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies

Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access

UNFPA Partners with Guardian Girls Indonesia and the Japan Foundation on SEA-WCD

Dalam paparannya, Tiara menyampaikan kebijakan-kebijakan yang telah dilakukan Indonesia dalam mendukung reformasi struktural bidang perdagangan jasa. Kebijakan ini menjadi dasar dalam memperkuat perdagangan jasa serta menjadi pilar bagi penguatan ekonomi secara keseluruhan.

Lebih lanjut, reformasi struktural yang dilakukan Indonesia dibangun secara menyeluruh di seluruh aspek. Hal itu dengan memerhatikan penyederhanaan regulasi serta peningkatan kapasitas institusi yang menangani perdagangan jasa.

“Hal ini diperlukan dalam rangka penguatan perdagangan jasa Indonesia, khususnya dalam mendukung rencana-rencana aksi yang telah disusun oleh Ekonomi APEC dengan tetap memperhatikan kepentingan masing-masing ekonomi APEC,” kata Tiara.

Tiara menyampaikan, regulasi yang sebelumnya menghambat perdagangan dan investasi di Indonesia, telah disederhanakan. Penyederhanaan tersebut memungkinkan pengurusan izin usaha dapat diperoleh secara singkat tanpa mengurangi esensi kepentingan perizinannya.

Beberapa contoh yang diberikan antara lain adalah perizinan pada jasa konstruksi, jasa telekomunikasi, dan sistem keimigrasian. Selain membahas reformasi struktural, Indonesia juga menyampaikan pentingnya dukungan Ekonomi APEC terhadap mobilitasi profesional antar ekonomi.

Saat ini Indonesia tengah membahas Kesepakatan Saling Pengakuan (Mutual Recognition Arrangement/MRA) terkait mobilitas tenaga kerja profesional di bidang perdagangan jasa, khususnya insinyur dengan Australia.

“Dukungan terhadap MRA tenaga profesional ini tentunya akan sangat bermanfaat, tidak hanya untuk profesi tertentu, tetapi seluruh tenaga kerja profesional di bidang perdagangan jasa,” katanya.

Ekonomi APEC menekankan pentingnya kebutuhan data dan statistik di bidang perdagangan jasa untuk mendukung implementasi peta jalan, melalui peningkatan kemampuan ekonomi APEC dalam mengumpulkan, menghitung, dan menampilkan data perdagangan jasa.

Sebelumnya, Indonesia telah mengadakan lokakarya (workshop) terkait hal data dan statistik perdagangan jasa implementasi peta jalan APEC pada Juni 2021, dan menyampaikan laporan pada Januari 2022 lalu. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: APEC
No Result
View All Result

Terbaru

  • Jakarta Breaks Into World’s Top 53 Cities of 2026, Outranking Washington DC and Abu Dhabi
  • MSCI Flags Transparency Concerns, Indonesia Races to Reinforce Investor Confidence
  • Indonesia Regains Access to EU Aquaculture Market After Securing Regulatory Approval
  • ASEAN Offers Alternative to EU Integration Model and Shows Demand for Russia Ties
  • World Bank Injects $150 Million to Transform Rural Uzbekistan
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.